Jakarta –

Jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia semakin tinggi. Fenomena ini membuat permintaan kendaraan niaga untuk digunakan sebagai armada medis.

Tingginya permintaan ambulans seiring dengan semakin tingginya angka Covid-19 di Indonesia. Per 1 Oktober 2020, jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 yang dikonfirmasi meningkat sebanyak 4.174 kasus. Total positif 291.182, sembuh 218.487, dan jumlah pasien yang meninggal 10.856.

"Mobil ambulans hari ini banyak peminatnya, sepertinya hari ini peminatnya harus ready stock," kata General Manager PT Isuzu Astra Motor Indonesia Attias Asril di bengkel virtual media industri Astra, Kamis (25/10). 1/10/2020).

Attias memaparkan beberapa model kendaraan medis yang diminati mulai dari Elf sebagai ambulans hingga MU-X.

“Sepertinya hampir semua varian kendaraan kita, dari pick-up hingga truk, kemudian MU-X berpotensi untuk ambulans dan layanan kesehatan. Saat ini kontribusinya cukup besar untuk seluruh penjualan Isuzu,” kata Attias.

Fenomena ini juga terjadi pada pabrikan Jepang lainnya, PT Toyota Astra Motor (TAM). Bahkan permintaan Hi Ace sebagai kendaraan ambulans hampir tiga kali lipat.

“Penerimaan HiAce cukup bagus. HiAce bahkan bulan ini kita bisa pesan sekitar 800 unit hingga kemarin sekitar 790 unit. Sebagian dari kebutuhan rumah sakit seperti ambulans,” kata Direktur Pemasaran PT TAM.

Padahal, rata-rata penjualan Toyota HiAce di waktu-waktu normal sebelum pandemi kurang dari 800 unit. Per bulan, kata Anton, biasanya Toyota HiAce hanya terjual sekitar 300 unit.

Tonton Video "Alasan Toyota Recall Mobil Innova dan Fortuner"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)