kotoran yang menempel pada mobil akan mengeras menjadi kerak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Serangan karat pada bodi mobil memiliki sifat yang sangat merusak. Mirip dengan kanker pada tubuh manusia, karat sulit dideteksi pada tahap awal hingga akhirnya menyebar, rusak, dan akan semakin sulit diperbaiki.

Sebelum karat menyerang bodi mobil kesayangan Anda, Auto2000 membagikan tips singkat tentang cara mencegah timbulnya karat pada bodi mobil.

Sumber karat

Karat merupakan hasil korosi, yaitu oksidasi suatu logam yang bersifat merusak. Besi atau logam berkarat bersifat rapuh, mudah larut, dan bercampur dengan logam lain. Karat cepat menyebar jika tidak segera diatasi dan membuat kekuatan sasis berkurang saat mengenai rangka mobil.

Elektrolit dalam bentuk asam atau garam merupakan media yang cocok untuk pembentukan karat. Air hujan banyak mengandung asam, sedangkan air laut banyak mengandung garam. Tidak mengherankan jika mobil yang beroperasi di dekat laut atau sering terkena hujan dan jarang dibersihkan memiliki risiko lebih besar berkarat, terutama di bagian bawah mobil.

Kotoran yang menempel pada body mobil akan mengeras menjadi kerak. Saat dibersihkan, kerak akan mengikis permukaan cat dan sebagai pintu keluar masuknya karat. Goresan pada body mobil menjadi penyebab karat selanjutnya karena hilangnya lapisan pelindung body mobil dan membuatnya rentan karat jika tidak segera diperbaiki.

Bagaimana mencegahnya

Anda dapat mencegah karat dengan melakukan hal-hal berikut ini.

1. Cuci mobil secara teratur

Jika Anda mencuci mobil di tempat cuci mobil, pastikan petugas membersihkan seluruh area mobil, terutama bagian bawah yang paling rawan berkarat.

Bagi Anda yang suka mencuci mobil sendiri, hindari mencuci di bawah terik matahari atau di bawah pohon. Gunakan alat yang sesuai dan jangan dipaksakan menggunakan air tanah yang tidak layak. Pastikan semua bagian mobil benar-benar kering dan periksa kemungkinan adanya karat pada bodi mobil, yang ditandai dengan titik merah pada permukaan logam yang terkelupas saat tergores.

2. Segera lakukan body repair

Walaupun hanya baret, jangan tunda lagi untuk memperbaiki body mobil yang rusak karena merupakan jalan masuk terbentuknya karat.

3. Lapisan tahan karat

Sebenarnya mobil baru tersebut sudah memakai lapisan anti karat. Namun seiring berjalannya waktu, ditambah dengan berbagai situasi dan kondisi penggunaan, lapisan tersebut bisa terkikis. Beberapa bintik dari mobil juga biasanya tidak memiliki lapisan anti karat. Kami menganjurkan agar Anda mengaplikasikan lapisan anti karat setahun sekali. Bahan anti karat yang digunakan terbuat dari bahan aspal hitam untuk mencegah karat dan mengurangi kebisingan kendaraan.

“Serangan karat sulit dideteksi dan berubah menjadi masalah besar jika tidak segera ditangani,” kata Ricky Martawijaya, kepala divisi purnajual Auto2000,

Sumber: khoirul azwar