Jakarta –

Banjir kembali menggenangi Jakarta. Hujan yang mengguyur hingga pagi ini menyebabkan genangan di beberapa titik. Banjir dapat menyebabkan masalah bagi kendaraan bermotor. Yang terburuk adalah gejala palu air muncul.

Jika sebuah mobil banjir, pemilik kendaraan harus mengerti bagaimana cara menyelamatkan mobilnya. Pertama, jika mobil tergenang cukup dalam, jangan langsung menyalakan mobil. Itu menjadi tabu utama yang mutlak tidak boleh dilanggar.

"Setelah mobil banjir, pastikan kami tidak mencoba menyalakan mesin. Sekali lagi, jangan mencoba," kata Manajer Layanan Auto2000 Cilandak, Suparna, baru-baru ini.

Menurutnya, menyalakan mobil atau menyalakan kontak bisa berakibat fatal bagi mesin dan listrik. Jika komponen listrik telah terendam air, akan ada lebih banyak kerusakan jika dialiri listrik saat mesin menyala.

Sistem kelistrikan korsleting berpotensi merusak komponen ECU (Electronic Control Unit) dan kabel tubuh (perkabelan).

Sementara di mesin, sisa air banjir yang masuk ke ruang mesin dapat memiliki efek menyebabkan gejala palu air.

"Misalnya air sudah sampai dan terciprat ke intake manifold area, maka air akan masuk mesin selama proses starter. Dan mesin bisa mengalami water hammer," lanjut Suparna.

Mengutip halaman resmi Auto2000, setidaknya ada 8 komponen mobil yang harus diperiksa setelah banjir. Pertama adalah alternator. Itulah sumber semua tenaga listrik di mobil, biasanya alat ini disebut juga generator karena fungsinya memasok listrik ke baterai.

Bahkan jika Anda tidak mengalami gejala yang mencurigakan, disarankan untuk terus memeriksa area dan menghilangkan sisa air di dalamnya.

Kedua, bagian yang perlu diperiksa adalah ECU. Jika ECU masuk ke dalam air maka konsekuensinya fatal karena ada komponen seperti IC. Jika ECU terpapar air, mobil pasti akan mogok.

Selanjutnya adalah soket. Jika mobil terendam air, soket dapat mengalirkan air ke listrik, menyebabkan korsleting.

Yang keempat adalah sekering yang berfungsi untuk menangkal listrik yang tersesat dan mencegah korsleting. Jika sekering masuk ke dalam air, kerusakannya bisa semakin parah.

Kelima, kompresor AC. Disebutkan, jika kompresor AC terkena air ketika banjir, maka AC tidak dapat dinyalakan karena sakelar magnetik memiliki masalah.

Relay Keenam. Komponen ini berfungsi sebagai saklar untuk listrik arus besar seperti starter dinamo atau lampu utama. Jika Anda mendapat air, mobil juga bisa korslet.

Kemudian periksa juga kabelnya. Memang, kabel sudah dibungkus agar tidak terkena air. Tapi, jika kabelnya memiliki celah yang retak, bisa berakibat fatal jika terendam air.

Akhirnya injektor. Injektor juga diaktifkan oleh listrik. Nosel injektor juga rentan terhadap kontaminasi air.

Lihat video "Banjir saat Surut, KRL Bisa Menyeberang di Stasiun Sudirman"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)