Jakarta – Kendaraan listrik saat ini menjadi program di dunia menuju era yang lebih hijau. Salah satu komponen dalam kendaraan yang akan hilang adalah busi.

Busi NGK sebagai produsen busi tentu memiliki strategi sendiri untuk tetap bisa eksis di industri otomotif. PT NGK Busi Indonesia masih melihat kendaraan listrik di Tanah Air masih membutuhkan waktu yang lama.

"Sampai sekarang, NGK Indonesia masih fokus pada busi, tentu saja kami terus melihat perkembangan teknologi di masa depan. Mobil listrik dan lainnya pada dasarnya tumbuh, tetapi dalam 10-15 tahun ke depan di Indonesia belum tentu booming," kata Manajer Penjualan dan Pemasaran PT Busi NGK Indonesia, Ferdinand Felix di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2019).

Tetapi dia menjelaskan bahwa dia tidak menyangkal bahwa NGK sendiri akan beralih produksi menjadi basis produksi baterai.

"Dalam 15 tahun ke depan, jika terkikis, kita harus menyediakan barang untuk menyesuaikan pasar. Jadi jika dikatakan terkikis, pasti akan terkikis, karena sepeda motor dan mobil tua berkurang, sementara yang baru masih tumbuh, "kata Felix.

"Makanannya adalah kita terus melihat perkembangannya, yang pasti bahwa kita tidak ingin melewatkannya. Misalnya, kita pandai menjadi ahli dalam busi, yang tidak berarti kita menghilang dan jangan ikuti, "tambah Felix.

"Kantor pusat kami di Jepang telah meneliti baterai, tetapi dalam lima tahun ke depan tidak akan ada perubahan atau keluar dari busi," kata Felix.

Penjualan Busi Berkelanjutan Meskipun Musim Hujan atau Musim Kemarau

Indonesia sebagai negara tropis dikenal memiliki dua kondisi cuaca, yaitu hujan dan musim kemarau. Salah satu komponen yang melekat pada kendaraan bermotor adalah busi.

Namun, PT NGK Busi Indonesia sebagai distributor resmi busi NGK di Tanah Air menyatakan bahwa dua musim tidak memiliki banyak pengaruh pada penjualan busi.

"Seingat saya melihat bulan per bulan trennya bisa dikatakan serupa (musim hujan atau kemarau), tidak ada hal-hal tertentu (penjualan berpengaruh), kecuali yang sangat besar seperti liburan Idul Fitri," kata Manajer Pemasaran dan Penjualan PT Busi NGK Indonesia, Ferdinand Felix di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2019).

"Ini bisa dibilang paling tidak terbalik," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama PT NGK Busi Indonesia NGK menyegarkan halaman situs web. Ini dilakukan agar konsumen lebih mudah mengakses produk, layanan, dan ketersediaan informasi.

"Seiring dengan perkembangan era demografi pengguna akhir saat ini, diputuskan untuk menyegarkan situs web www.ngkbusi.com untuk menjadi situs yang sesuai dengan karakter pengguna digital saat ini," kata Presiden Direktur PT. NGK Busi Indonesia, Hisato Kato selama pertemuan media.

"Kami ingin lebih banyak informasi menjadi lebih dalam dan kami ingin lebih fokus pada konsumen. Ini saatnya bagi kami untuk membuat situs web terlihat lebih baik," tambah Hisato.

"Situs web ini diklarifikasi lagi untuk berkomunikasi dengan audiens atau target pasar," ungkap Hisato.

"Diharapkan dengan tampilan yang lebih kontemporer, pengguna dapat dengan mudah, cepat, dan nyaman mendapatkan informasi pendukung yang diperlukan tentang busi, teknik mesin umum, tips perawatan, dll.," Kata Manajer Penjualan dan Pemasaran PT Busi NGK Indonesia, Felix Ferdinand.

Juga tidak boleh dilupakan adalah kehadiran fitur penting, Part Finder, di mana pengguna dapat dengan mudah mendapatkan kode busi yang tepat untuk setiap jenis kendaraan yang mereka miliki baik sepeda motor atau mobil. (riar / lth)