Jakarta – Pada motor transmisi manual, biasanya dilengkapi dengan komponen yang disebut kanvas kopling. Sesuai fungsinya, lapisan kopling bertugas memutus atau meneruskan daya yang dihasilkan oleh putaran mesin menuju poros engkol.

Nah, jika detikers terasa ketika melepas tuas kopling maka tenaga motor terasa lamban atau selip terjadi, biasanya itu menjadi salah satu tanda-tanda kopling usang.

Banyak faktor yang menyebabkan lapisan kopling motor manual cepat aus. Seperti dikatakan mekanik Duta Olahraga Motor Bekasi, Ryan Fasha, ada sejumlah hal yang menyebabkan kopling motor cepat habis.

"Lapisan kopling sepeda motor dapat cepat aus karena dua faktor. Bisa dari usia komponen atau cara bermotor salah," kata Ryan kepada AFP, melalui pesan singkat, Jumat (3/8/2019).

Sesuai manual manual, lapisan kopling memiliki interval penggunaan rata-rata antara 15.000 – 20.000 km. Atau jika dihitung berdasarkan usia, yaitu sekitar 2 tahun.

Tetapi berbicara tentang daya tahan komponen motor pasti akan kembali ke perilaku mengemudi itu sendiri. "Biasanya karena cara mengendarai sepeda motor yang salah. Misalnya, sering menggantung tuas kopling atau setengah kopling," lanjut Ryan.

Tuas motor kopling yang ditekan hanya setengahnya akan membebani pekerjaan kanvas kopling, karena antara selubung kopling tidak terbuka dengan sempurna. Akhirnya, kanvas itu tipis karena bergesekan dengan pelat kopling.

Gaya mengemudi lain yang juga bisa membuat kopling aus dengan cepat adalah sering memegang tuas kopling ketika posisi berhenti lama. Misalnya ketika berhenti di lampu merah, roda gigi motor dibiarkan masuk dan tuas kopling sepenuhnya ditarik. Kalaupun kondisi berhenti cukup lama, posisi gear motor lebih baik dinetralkan saja.

Selain dari gaya mengemudi sepeda motor yang salah, penyebab lain dari lapisan motor kopling cepat aus juga karena pengaturan tuas kopling yang terlalu dekat. "Pengaturan tuas kopling terlalu dekat dapat memaksa sepeda motor untuk terus menekan tuas kopling ketika pada kecepatan rendah. Coba tuas kopling diatur 1,5 cm hingga 2 cm," pungkas Ryan. (lua / lth)