Jakarta – Porsche secara global berantakan dalam memenuhi pemesanan mobil listrik pertamanya, Porsche Taycan. Tercatat hingga saat ini, pesanan telah memasuki angka sekitar 20.000 unit sejak diperkenalkan pada pertengahan tahun lalu.

Namun, tidak ada pesanan dalam jumlah besar yang dicatat oleh orang-orang kaya dari Indonesia. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Managing Director Porsche Indonesia, Christoph Choi pada peluncuran All New Porsche Macan di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Dia menyatakan, Indonesia belum sampai ke unit Porsche Taycan. Meskipun demikian, mobil listriknya cukup untuk & # 39; gatel & # 39; untuk menyambut penggemar Porsche di negara ini.

"Belum, Porsche listrik belum tersedia di Indonesia. Belum ada pesanan," kata Christoph singkat.

"Saya tidak bisa memastikan kapan, orang Indonesia dapat memesan mobil listrik Porsche. Karena ada berbagai faktor yang dipertimbangkan, salah satunya adalah tentang infrastruktur di Indonesia," katanya.

Porsche Taycan pertama kali diperkenalkan pada Juni 2018 dan kemudian membuka pemesanan sebelum / awal 2019. Taycan sendiri terinspirasi oleh & # 39; kuda muda yang hidup & # 39; diambil dari dialek Eurasia.

Mobil listrik pertama Porsche dipersenjatai dengan dua unit sepeda motor listrik dengan output 441 kW, setara dengan 592 hp. Dengan angka-angka ini, Taycan diklaim mampu berakselerasi 0-100 km / jam dalam 3,5 detik, dan 0-200 km / jam dalam waktu kurang dari 12 detik.

Sementara jarak tempuh saat baterai terisi penuh bisa melebihi 500 km. sementara ketika dibutuhkan cepat, pengisian baterai selama empat menit dapat memungkinkan perjalanan 100 km untuk diambil.

Porsche mengembangkan Taycan untuk menawarkan kinerja yang setara dengan mobil balap 911 yang ikonik. Pada saat yang sama, ia menawarkan teknologi terbaru yang dimiliki oleh Panamera (teknologi otonom level 4).

Porsche Taycan, Foto: Porsche (ruk / ddn)