Jakarta – Beberapa waktu lalu Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah mencoba langsung motor listrik bangsa Gesits. Bahkan, dia telah berjanji untuk membeli 100 unit jika sepeda motor itu ada di pasar.

Ada sesuatu yang menjadi sorotan ketika Jokowi menguji prototipe sepeda motor. Itulah pesan agar orang Indonesia akan terus bekerja seperti yang dikatakan oleh CEO PT Gesits Technologies Indo (GTI) Harun Sjech dalam sebuah wawancara eksklusif dengan detikOto di Jakarta.

Jokowi saat mencoba Gesits

[Gambas:Video 20detik]

"Ketika Presiden Jokowi naik motor ini, ketika dia selesai mengendarai sepeda motor, dia berhenti sebentar sambil turun. Kemudian mengangkat dua jari (mengangkat 2 jempol). Bagi saya itu sudah cukup (puas)," kata Harun.

"Saya tidak tahu (artinya pasti). Tetapi dari sini saya menangkapnya bahwa orang Indonesia harus bersemangat dengan pekerjaan," lanjutnya.

Harun juga mengatakan, kelahiran Gesits membuktikan bahwa orang Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan Jepang dan negara lain dalam hal otomotif. Karena sepeda motor benar-benar diteliti dan dibuat oleh anak-anak bangsa.

Awalnya Gesits adalah hasil penelitian ITS sejak awal 2007 dan kemudian berlanjut ke tahap yang lebih serius. Kemudian pada 2015, menjadi prototipe dan langsung dimasukkan dalam pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS). "Pada 2015 kami ditampilkan dan ditampilkan di IIMS 2015 dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kemudian pada 2016 sepeda motor menjadi prototipe penelitian dan kami meluncurkannya di ITS," kata Harun.

Sejak itu sudah ada berbagai institusi yang memesan sepeda motor. Setelah melakukan perbaikan, kata Gesits akan debut di awal 2019.

"Kami akan meluncurkan sekitar Januari atau Februari 2019. Tapi kami tidak bisa mengatakan tanggal pastinya," kata Harun. "Gesits siap untuk bersama-sama meramaikan pasar otomotif roda dua Indonesia," pungkasnya.

Saksikan pembukaan CEO Gesits Harun Sjech

[Gambas:Video 20detik]

(ruk / ddn)