Jakarta –

Perusahaan leasing pernah menaikkan uang muka minimum untuk pinjaman kendaraan bermotor menjadi 30-40%. Tetapi dengan berakhirnya periode PSBB (Pembatasan Sosial Skala Besar) dan hadirnya era normal baru, ketentuan DP untuk kredit sepeda motor dan mobil sekarang di bawah 40%.

"DP (kendaraan bermotor-Red) telah kembali normal menjadi 20%," kata Direktur Utama Keuangan Utama Mandiri, Stanley Atmadja, melalui pesan singkat kepada detikOto.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Penjualan, Layanan, dan Distribusi Adira Finance, Niko Kurniawan Bonggowarsito. Menurut Niko, batas DP untuk kendaraan bermotor sekarang di bawah 40%. Tetapi jumlahnya bervariasi.

"(DP di bawah 40%) sudah ada, sekarang motor DP berada di 15-25%. Mobil 25-30%. Ada berbeda per-jenis, per-merek, per wilayah. Jadi matriks adalah polanya, "jelas Niko.

Niko terus menjelaskan, kebijakan ini telah diterapkan sejak pertengahan Juni 2020. Meskipun DP telah berkurang, pemilihan pelanggan masih dilakukan dengan kondisi yang ketat.

"Karena ekonomi kembali ke jalurnya, ketika PSBB melonggarkan dan jumlah stimulus pemerintah untuk menggerakkan perekonomian, kami mulai berani juga melonggarkan ketentuan DP. Tetapi kami masih sangat berhati-hati dalam menerapkannya. Kami melakukan survei dan selektif memilih konsumen, "katanya.

Sebelumnya, perusahaan pembiayaan menerapkan kebijakan pembayaran uang muka 40% untuk pembelian kendaraan bermotor. Kebijakan ini diterapkan sesuai dengan pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dikutip oleh CNBCIndonesia, menurut Ketua Asosiasi Jasa Keuangan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno, kebijakan ini harus diadopsi oleh perusahaan pembiayaan untuk mengurangi risiko gagal bayar. Tidak hanya itu, perusahaan pembiayaan juga cenderung lebih selektif dalam mencari pelanggan baru.

Lihat video "Tok! MK Melarang Sewa dari Menarik Kendaraan Unilateral"
[Gambas:Video 20detik]
(lua / din)