Jakarta – Meskipun beberapa pabrikan sepeda motor telah memproduksi skuter otomatis (skuter) dalam gaya offroad, namun secara fungsi sebagian besar dari mereka masih belum cukup maksimal jika digunakan di darat. Hal terpenting untuk mendukung hobi offroad bagi pengguna skuter adalah mengganti ban yang lebih kompeten.

Untuk skuter otomatis mesin kecil mulai dari 110 hingga 125 cc, ukuran ban depan yang disarankan untuk penggantian adalah diameter yang lebih besar dari standar pabrik.

"Berdasarkan hasil survei, jadi ada dua ukuran yang 14 depan, kami merekomendasikan depan menjadi 17, sehingga diameter ban depan harus lebih besar dari standar," Ibn Baskoro, Departemen Pelatihan dan Penjualan PT Sumi Rubber Indonesia, bertemu setelah meluncurkan ban. Offroad Dunlop DGX-01 di Kemayoran, Jakarta Pusat (21/02/2019).

Sedangkan untuk ban belakang tidak perlu mengubah ukuran diameter ban. Alasannya, struktur mesin motor otomatis yang ada di ban belakang tidak perlu banyak dirusak.

"Ban belakang masih berukuran sama 14 karena rumah roda di belakang sangat terbatas, terutama otomatis, ada CVT (Continuous Variable Transmission) sehingga diameter ban tidak bisa dimaksimalkan," kata Ibnu.

Sebab, ban depan yang lebih besar dari ban belakang sangat penting dalam melintasi jalan offroad. Ban depan berdiameter lebih besar akan membuat kontrol jalan bergelombang lebih mudah dan lebih baik meredam guncangan.

"Jadi filosofi untuk ban depan offroad memang lebih besar karena jika diketahui pada motor ini untuk mengurangi goncangan adalah ban depan, ban belakang membantu ketika berputar. Ukuran ban depan untuk melibas gelombang besar," kata Ibnu . (rip / riar)