Bekasi – Di Indonesia mini klasik atau sekolah lama masih mendapat julukan Morris. Mobil itu identik dengan Mr. Kacang ini masih mendapatkan hati di kalangan pecinta mobil lama di negeri ini.

Bahkan saat ini masih ada bengkel yang tersedia untuk melayani Mini Morris, yaitu QQ Mini Morris berdasarkan Jl. Raya Hankam No.56, Jatimurni, Bekasi. Salah satu juru bicara untuk lokakarya, Polo Siregar mengungkapkan alasan mengapa Morris masih bertahan di tanah air.

"Lucu lucu, bisa terus berjalan, sejarahnya panjang, telah menang di Monte Carlo, juga menjadi produksi terbanyak, semua negara juga menggunakan mobil ini," kata Polo.

Dari sekian banyak varian, Mini Cooper boleh dibilang yang paling terkenal. Serial ini memulai debutnya pada tahun 1961 melalui tangan dingin John Cooper, seorang desainer mobil reli dan satu formula. Mini Cooper S, seri sporty, memenangkan tiga kejuaraan reli Monte Carlo.

Pemenang Foto Mobil Mini Rally: MINI

Bukan hanya orang tua, bahkan anak-anak tertarik dengan desain mobil yang diklaim oleh pesaing dari Beetle, mobil Volkswagen ini.

"Banyak anak-anak menyukainya karena lucu dan imut, coba mobil sekarang dengan cara yang sama seperti mobil klasik, orang pasti akan berfoto dengan ini (Mini Classic)," kata Polo.

Ketika ditarik dari sejarah panjangnya, dari tahun ke tahun mobil ini masih mempertahankan bentuknya yang kecil dan bundar. (riar / ddn)