Jakarta – Honda Scoopy yang dirusak oleh Adi Saputra (20) karena tidak menerima tiket polisi, kondisinya memang cukup parah. Sebab, hampir semua penutup tubuh secara paksa dilepaskan secara membabi buta.

Menurut pengamatan dari Penasihat Layanan TDM Honda Agung Budiono, Honda Scoopy merah yang dirusak oleh Adi Saputra adalah sepeda motor keluaran antara 2013-2014. Sepeda motor telah dilengkapi dengan sistem injeksi.

"Untuk kerusakannya cukup banyak. Termasuk bodi kiri depan kanan, cover lampu depan termasuk reflektor, cover depan bodi depan, fender depan, cover bawah assy bawah dan atas, bodi belakang kanan dan kiri, untuk knalpot penutup," kata Agung .

Dengan banyaknya komponen yang harus diganti, Agung mengatakan jika proses perbaikan bisa diselesaikan hanya dalam satu hari.

Namun, masalahnya adalah ada bagian yang harus diputar. Karena komponen seperti bodi penutup, mika reflektif termasuk dalam kategori bagian yang bergerak lambat.

Scoopy rusak. Foto: M Guruh Nuary / detikcom

"Untuk pemasangan komponen baru, satu hari sudah cukup. Hanya ada bagian yang harus diputar juga. Bagian indentasi bisa sampai satu bulan," jelas Agung.

Sedangkan untuk biaya penggantian part, estimasi bisa mencapai Rp 3.580.000. Dan itu belum termasuk biaya pemasangan.

Berikut ini adalah detail bagian Honda Scoopy milik Adi Saputra yang harus diganti.

Bodi belakang kanan: Rp. 378 ribu
Badan belakang kiri: Rp. 378 ribu
Tubuh kanan depan: Rp. 356 ribu
Badan depan kiri: Rp. 356 ribu
Penutup lampu: Rp. 201 ribu
Reflektor: Rp. 479 ribu
Fender depan: Rp. 263 ribu
Penutup knalpot: Rp. 75 ribu
Sampul bawah assy di bawah ini: Rp. 109 ribu
Tutup di bawah assy di atas: Rp. 140 ribu
Sampul depan bagian dalam: Rp. 365 ribu
Segitiga: Rp. 380 ribu
Komstir: Rp. 100 ribu (lua / kering)