Jakarta – Mobil-mobil baru keluaran produsen China memiliki banderol harga yang jauh lebih murah dibandingkan kompetitornya dari Jepang seperti Avanza Cs. Banyak memang yang menyebut Avanza dijual dengan harga tinggi namun tak diimbangi dengan fitur canggih di dalamnya.

Meski begitu, Avanza masih kuat dari sisi penjualan baik di pasar mobil baru ataupun bekas. Seiring berjalannya waktu, penjualan mobil bekas Avanza terus tergerus dengan hadirnya kompetitor baru, termasuk Low MPV asal China Wuling Confero.

Avanza sendiri memang sempat menjadi primadona di pasar mobil bekas. Bahkan sebelum digempur para kompetitor, menjual mobil seperti Avanza bisa menguntungkan. Harga jual kembali mobil bisa lebih tinggi dibandingkan ketika membelinya.

Namun kini peminat mobil bekas Avanza mulai berkurang. Dengan harga yang mirip-mirip dengan Avanza, mobil China justru lebih dilirik.

“Banyak yang juga saya lihat yang beli itu mobil China. Ya murah meriah dan bagus dia (mobil China) dibanding Avanza,” ujar Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih saat dihubungi detikcom, Jumat lalu.

Di pasar mobil bekas sebut Herjanto, merek-merek China seperti Wuling dan DFSK masih jarang ditemukan. Pasar mobil bekas memang masih didominasi oleh para pabrikan Jepang terutama mobil Low MPV atau LCGC berkapasitas tujuh penumpang.

“Mobil China nggak ada secondnya karena di buy back sama prinsipalnya. Barangnya kemana itu dibikin rental, taksi-taksi itu juga udah pakai,” kata Herjanto lagi. (dry/ddn)