Jakarta –

Bagi Anda yang memiliki sepeda motor otomatis, harap waspada terhadap tikus seperti tikus. Terutama di musim hujan seperti sekarang, tikus akan menemukan tempat yang lebih kering untuk bersarang. Motor (matic) adalah salah satu tujuan.

Punggawa RI Matic Shop, Muhammad Ikim, menjelaskan bahwa ada alasan mengapa tikus memilih motor matic untuk dijadikan sarang. Alasan utamanya adalah karena motor otomatis memiliki ruang bebas yang cukup besar, terutama di bagian bawah geladak.

"Tikus dapat memasuki dek bawah dari standar menengah," kata Ikim, dihubungi oleh AFP, Selasa (18/2/2020).

Saat Anda berhasil masuk ke geladak, tikus akan menggigit kabel listrik yang ada di sana. "Biasanya tikus makan default motor switch sisi kabel default," lanjut Ikim.

"Motor otomatis tidak bisa dinyalakan, alias kosong, tidak ada kontak listrik meskipun panel speedometer, klakson, lampu, dll menyala," jelasnya.

Tidak hanya berpotensi merusak komponen kabel motor, tikus juga dapat membuat ruang kosong di bawah dek motor matic sebagai sarang dan digunakan sebagai tempat berkembang biak. "Di masa lalu (ada kasus) sampai ada anak-anak," kata Ikim.

Menurut Ikim, ini tidak hanya terjadi pada sepeda motor lama, sepeda motor baru juga bisa menjadi korban tikus. "Kadang-kadang sepeda motor baru juga diblokir. Setelah dua sepeda motor otomatis kakak saya, tidak ada plat nomor, mereka juga digigit tikus," kata Ikim.

"Solusinya gampang, cukup kasih kamper atau lem akuarium. Hewan suka tikus, kecoak, ular, tidak suka bau yang sangat kuat," pungkasnya.

Lihat videonya "Ini Bisnis yang Akan Untung di 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(lua / din)