Bangkok – Indonesia harus merenungkan Thailand, terutama tentang kebijakan industri yang membuat pabrikan otomotif lebih memilih Thailand daripada Indonesia.

Salah satunya adalah Mitsubishi, yang telah membuktikan keseriusan mereka di Thailand sejak beberapa dekade lalu. Memang, di Indonesia, Mitsubishi juga menunjukkan keseriusan mereka dengan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi MPV bagi dunia. Tetapi jika saja, kebijakan di Indonesia lebih mendukung industri, kemungkinan Indonesia dapat menjadi basis produksi lain, bukan hanya mobil keluarga MPV.

Keseriusan pemerintah Thailand memberikan yang terbaik untuk pabrikan Jepang dari Mitsubishi, segera lihat. Berkat fasilitas Thailand, Mitsubishi Motors Thailand dapat memiliki 3 pabrik utama dan fasilitas produksi lainnya.

Pabrik pertama adalah MMTh Laemchabang yang dibangun pada tahun 1992, dengan kapasitas produksi 75.000 unit / tahun. Atau 15,5 unit / jam. Total jam operasional pabrik ini adalah 4.842 jam (dengan 1,5 jam / shift lembur. Pabrik ini memiliki jumlah pekerja hingga 1.302 pekerja. Dan pabrik Mitsubishi pertama ini, yang dimaksudkan untuk memproduksi Pajero Sport.

Adapun pabrik Mitsubishi MMTh Laemchabang kedua, dibangun pada tahun 1996, dengan kapasitas produksi 184.000 unit / tahun. Atau 38 unit / jam. Total jam operasi pabrik ini per tahun adalah 4.842 jam (dengan 1,5 jam / shift lembur).

Pabrik kedua Mitsubishi Motors Thailand memiliki total 2.439 pekerja. Dan disajikan khusus untuk memproduksi pickup Triton.

Selanjutnya, pabrik Mitsubishi MMTh Laemchabang ketiga dibangun pada tahun 2012 dengan kapasitas produksi 165.000 unit / tahun atau 34 unit / jam. Total jam operasi pembangkit ini per tahun adalah 4.842 jam (dengan 1,5 jam / shift lembur).

Pabrik ketiga Mitsubishi mempekerjakan sekitar 1.388 orang. Pabrik ini juga bertanggung jawab untuk dapat memproduksi Mitsubishi Mirage / Mitrsubishi sedan Attrage.

Tidak puas di sana, keseriusan Mitsubishi di pasar Thailand juga terlihat dengan berdirinya pabrik MMTh Engine Co., Ltd.

Pabrik Mesin Mitsubishi di Thailand dibangun pada 2008, dengan kapasitas produksi 485.000 unit / tahun. Atau sebanyak 52 unit mesin diesel / jam dan 48 unit mesin bensin / jam. Total jam operasi pabrik per tahun adalah 4.842 unit (dengan 1,5 jam / shift lembur), mempekerjakan sekitar 988 pekerja.

Mitsubishi juga memiliki pabrik Global Parts Logistics. Pabrik ini dibangun pada tahun 1997, dengan kapasitas produksi 225.120 peti / tahun atau 42 peti / jam. Pabrik ini juga memproduksi komponen Knocked-down, untuk Triton, Pajero Sport, Mirage, Attrage. Produk-produk ini diekspor ke berbagai negara termasuk Brasil, Filipina, Cina, Indonesia, India, Vietnam dan Bangladesh.

Jika dihitung berapa banyak pabrik Mitsubishi beroperasi, Mitsubishi Motors Thailand mengatakan produksi pabrik mereka di Thailand terus bertambah. Mulai dari tahun fiskal 2015 mencapai 337.621 unit, pada tahun fiskal 2016 mencapai 355.850 unit, dan tahun fiskal 2017 mencapai 365.524 unit. Angka ini lebih dari dua kali lipat total produksi mobil Mitsubishi di Indonesia yang mencapai 160.000 unit. (lth / ddn)