Jakarta –

Produsen mobil Korea Selatan, Hyundai dan KIA mengumumkan mereka akan menarik 643.000 mobil setelah indikasi potensi mesin terbakar. Wah kok bisa?

Dikutip dari autoblog, Hyundai dan Kia mengumumkan penarikan alias recall pada 643.000 kendaraan untuk Amerika Serikat dan Kanada. Penarikan ini dilakukan setelah ditemukan indikasi kebocoran minyak rem yang berpotensi menjadi penyebab utama kedua pabrikan asal Korea Selatan itu. mesin terbakar.

Lebih lanjut, kata dia, setidaknya ada 3 model yang digambar oleh dua merek asal Korea Selatan tersebut. Sebanyak 440.000 unit terbagi atas KIA Optima kelahiran 2013-2015, SUV KIA Sorento 2014-2015, dan sebanyak 203.000 unit Hyundai Santa Fe kelahiran 2013-2015 juga akan ditarik.

Perusahaan bersaudara ini menjelaskan apa yang menjadi penyebab utama terbakarnya mesin kendaraan. Yakni mulai dari kebocoran minyak rem yang membasahi sistem kendali hidrolik dan membasahi rem anti-lock, hal ini bisa membuat korsleting dan bisa menimbulkan kebakaran.

Bahkan berdasarkan data regulator keamanan AS, saat ini sudah ada 15 laporan dari pengguna Hyundai yang mengalami luka bakar mesin akibat kebocoran minyak rem, dan sebanyak 8 pengguna KIA melaporkan hal yang sama, padahal kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Lebih lanjut dikatakan, kampanye recall Hyundai dan KIA akan dilakukan mulai Oktober 2020. Untuk pengguna KIA akan dimulai pada 15 Oktober sedangkan untuk pengguna Hyundai akan dimulai pada 23 Oktober.

Seorang juru bicara Hyundai menjelaskan kepada seluruh pengguna Hyundai bahwa ketika peringatan rem anti lock pada indikator menyala, disarankan untuk tidak mengemudikan kendaraan terlebih dahulu dan segera menghubungi call center. Langkah selanjutnya bagi pengemudi juga disarankan untuk melepas kabel positif aki 12 volt agar bisa menghentikan arus saat memarkir kendaraan.

Tonton video "Hyundai Kona, SUV slang kontemporer"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)