Jakarta – Duo raja di segmen Low MPV, Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander mendominasi angka penjualan berdasarkan data partai besar Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo) selama periode Januari-Desember 2018.

Dalam angka, Avanza masih nomor satu, dengan 82.167 unit terjual. Menyusul di nomor dua, Mitsubishi Xpander sebanyak 75.075 unit terjual.

Menanggapi ini, head to head Mitsubishi mengklaim mereka lebih unggul di kelas mesin 1,5 liter LMPV.

"Persaingan Xpander dengan Avanza tidak selalu sama, yaitu segmentasi kami di mid high 1.5 lebih mendominasi. Di middle low 1.3 mereka lebih unggul (Xpander tidak memiliki pilihan mesin 1.3 liter). Aftersales juga sangat penting , "kata Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran MMKSI PT Irwan Kuncoro.

Untuk menarik konsumen, penyegaran dirasakan dilakukan seperti yang dilakukan Toyota pada Avanza 2019.

Namun, Mitsubishi saat ini fokus pada pengembangan jaringan dealer dengan target 143 hingga Maret 2019. Salah satu dealer baru diresmikan, hanya melayani penjualan atau 1S. Terletak di area kantor di Wisma Keiai, Jl. Jend Sudirman Kav 3-4, Karet Tengsin, Jakarta Pusat.

"Potensi pasar dari perusahaan ke pemerintah besar. Banyak kantor pusat di Jl Sudirman sehingga segmen komersial ringan (Kendaraan Komersial Rendah) juga akan dilirik. Dari sisi ritel juga menarik bagi karyawan," kata Irwan.

Area ini memang merupakan salah satu pilihan Mitsubishi karena memiliki potensi pasar dan memposisikan citra merek Mitsubishi. Tidak hanya itu, dengan lokasi yang berada di antara kantor pusat perusahaan swasta dan kantor pemerintah, ini adalah ceruk harapan untuk penjualan grosir atau armada.

"Pangsa pasar 1,5 kami lebih dari 40% di LMPV atau pemimpin pasar. Produk 1,3 pesaing sebagian besar di sektor armada dan kami juga akan mengarah ke armada juga," tambahnya. (riar / rgr)