Jakarta –

Toyota Corolla Cross merupakan mobil hybrid yang harganya cukup terjangkau. Biasanya mobil bertenaga hybrid dibandrol diatas Rp. 500 jutaan, kini Toyota menghadirkan Corolla Cross versi hybrid dengan harga Rp. 497.800.000.

Harganya hampir Rp. 500 juta. Namun, Corolla Cross menawarkan beberapa keunggulan khas mobil hybrid yang ramah lingkungan.

Toyota Corolla Cross telah diluncurkan di pasar otomotif Indonesia. Kami berkesempatan mencoba Corolla Cross Hybrid selama kurang lebih tiga hari kegiatan.

Perjalanan ini kami lakukan dengan Corolla Cross melalui jalan tol menuju jalan perkotaan yang padat. Bagaimana kesan mengemudinya? Berikut review Toyota Corolla Cross setelah kami mencobanya.

1. Desain macho

Sebelum menjajal Toyota Corolla Cross di jalan raya, tak ada salahnya membahasnya dari segi desain terlebih dahulu. Secara keseluruhan, Toyota Corolla Cross mengusung desain macho. Kesan SUV terpancar saat pertama kali melihat Corolla Cross.

Dari depan terlihat identitas dari mobil hybrid Toyota. Toyota Corolla Cross Hybrid ini memiliki logo Toyota dengan sentuhan background biru. Logo khas mobil hybrid Toyota tersebut ditempelkan pada gril depan dengan desain honeycomb yang unik.

Desain macho Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah / detikOto

Kesan modern juga terlihat dari lampu utamanya. Toyota Corolla Cross sudah menggunakan lampu depan LED. Desain lampunya sepertinya memberikan silau yang tajam. Ditambah aksen biru pada lampu Corolla Cross Hybrid seakan mencerminkan bahwa mobil ini ramah lingkungan.

Geser ke samping, terdapat pelek alloy berukuran 18 inci. Desain pelek juga cukup modern dengan sentuhan dua warna. Karakter kokoh khas SUV terlihat dari over fender dan side skirt yang kokoh. Atapnya telah dilengkapi roof rail. Toyota Corolla Cross juga telah dilengkapi dengan power moonroof sehingga jika dibuka akan menghadirkan kesan ruang kabin yang lebih lega.

Untuk bagian belakang, lampu kombinasi belakang juga terbilang cukup modern dengan lampu LED. Toyota Corolla Cross Hybrid memiliki power back door otomatis dengan sensor kaki. Jadi untuk membuka pintu bagasi saat membawa barang bawaan yang banyak, cukup ayunkan kaki di bawah bumper belakang mobil. Hanya saja, kami merasa sensornya terasa kurang sensitif. Beberapa kali kami mengayunkan kaki, pintu bagasi tidak terbuka, namun saat kami mencoba mengayunkan kaki beberapa kali lagi maka pintu bagasi terbuka secara otomatis.

SUV perkotaan dengan kapasitas 5 penumpang ini memiliki panjang 4.460 mm, lebar 1.825 mm, dan tinggi 1.620 mm.

2. Interiornya tak kalah mewah

Memasuki kabin mobil, kesan mewah langsung terasa. Saat Anda menutup pintu, mobil langsung terasa sunyi. Material sentuhan lembut melapisi beberapa bagian interior mobil, mulai dari setir, jok hingga dashboard. Jadi lebih baik disentuh.

Untuk mengatur tempat duduk pengemudi, tersedia tombol pengaturan elektrik. Posisi setir juga bisa diatur dengan fitur tilt & telescopic.

Interior Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah / detikOto

Toyota Corolla Cross Hybrid dilengkapi dengan panel instrumen disandingkan dengan MID 4,2 inci. Di dalamnya terdapat banyak sekali informasi yang bisa digunakan pengemudi, seperti kecepatan kendaraan hingga status sistem hybrid saat ini. Pada panel instrumen ini tidak terdapat tachometer yang mengukur putaran mesin (RPM). Sebagai penggantinya, terdapat jarum yang menandakan apakah mobil melaju dalam kondisi Eco yang mengandalkan tenaga listrik, atau tenaga yang menggabungkan mesin bensin dan tenaga listrik, atau sedang mengisi daya melalui sistem pengereman regeneratif, di mana saat mobil melambat , daya yang terbuang akan disimpan sebagai tenaga listrik ke baterai.

Status ini juga ditampilkan dalam grafik di panel instrumen kanan. Ada gambar mesin dan baterainya. Saat mesin menggerakkan roda dan mengisi daya ke baterai, akan ada panah yang mengarah dari mesin ke roda depan dan baterai. Jika hanya motor listrik yang berfungsi maka akan ada anak panah dari aki ke roda depan. Dan saat terjadi perlambatan, akan ada tanda panah dari roda depan menuju aki yang artinya sistem hybrid mengisi daya aki dari hasil pengereman.

Pindah ke head unit, Toyota Corolla Cross Hybrid dibekali head unit display IPS 9 inci. Saat pertama kali mobil dihidupkan, akan ada notifikasi apakah hari ini tanggal ganjil atau genap. Ini adalah fitur yang sederhana namun berguna sehingga pengemudi dapat menyesuaikan mengemudi di area ganjil-genap. Yang unik lagi adalah fitur NFC yang dapat membaca saldo uang elektronik kita. Jadi, tidak perlu panik jika saldo Anda tidak cukup untuk mengakses jalan tol.

Head unit dapat menampung media radio, Bluetooth, dan Miracast, yang dapat mencerminkan ponsel Android ke head unit. Fitur audio juga bisa menggunakan perintah suara.

Untuk menunjang kenyamanan, Toyota Corolla Cross menggunakan sistem AC zona ganda. Jadi, suhu di sisi pengemudi dan penumpang bisa diatur berbeda sesuai selera masing-masing.

Di konsol tengah, seperti biasa Anda akan menemukan tuas persneling. Ada juga tombol mode drive, mode EV, dan Traction Control Off. Namun, Anda tidak akan melihat tuas atau tombol rem parkir. Pasalnya, tuas rem parkir ada di kaki kiri pengemudi.

Duduk di kursi pengemudi paling depan cukup nyaman. Desain joknya memiliki semacam sandaran di kedua sisinya sehingga terasa lebih nyaman.

Kursi baris kedua Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah / detikOto

Sementara penumpang di baris kedua tetap bisa merasa nyaman dengan gril AC yang ada di belakang konsol tengah. Duduk di baris kedua juga terasa nyaman. Bagi saya dengan tinggi 178 cm, leg room dan headroom cukup luas. Ditambah ada sandaran tangan dengan cupholder.

Terdapat smart entry untuk membuka dan menutup kunci mobil tanpa perlu menyentuh kunci dan juga terdapat spion lipat otomatis.

3. Pengalaman berkendara, irit tapi tidak pelit energi

Seperti mobil tanpa kunci lainnya, untuk menghidupkan mesin terdapat tombol Power di belakang setir. Kesan pertama saat menyalakan mobil ini adalah kejutan. Saya kagum karena tidak ada suara mesin jadi saya ragu apakah mobil sudah dinyalakan atau belum.

Malah kalau ada kata 'Siap'. pada panel instrumen, artinya mobil siap melaju. Memang tidak ada suara mesin karena motor listrik yang pertama bekerja. Mesin akan hidup saat dibutuhkan.

Sistem pengereman regeneratif Toyota Corolla Cross Hybrid sedang bekerja. Selama perlambatan, tenaga yang terbuang dikirim ke baterai. Foto: Muhammad Zaky Fauzi Azhar

Untuk kecepatan rendah, Anda dapat menggunakan Mode EV dengan menekan tombol di konsol tengah. Mode EV akan mengandalkan listrik hanya jika daya listrik yang disimpan di baterai dirasa cukup. Namun, saat mobil melaju dengan kecepatan lebih dari 50 km / jam, EV Mode secara otomatis akan dinonaktifkan dan mesin bensin membantu memberikan dorongan. Mode EV juga mati secara otomatis saat daya yang disimpan di baterai tidak mencukupi.

Ohiya, Toyota Corolla Cross mengusung mesin 2ZR-FXE berkapasitas 1.798 cc 4 silinder DOHC berteknologi VVT-i. Mesin bensinnya sendiri mampu menghasilkan tenaga maksimal 98 PS dan torsi 142 Nm. Mesin tersebut tidak bekerja sendiri karena terdapat motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 72 PS dan torsi 162 Nm.

Mesin Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah / detikOto

Toyota Corolla Cross memiliki tiga mode mengemudi, ECO, Sport, dan EV. Saat menggunakan mode Sport, torsi dari motor listrik sangat membantu mendongkrak mesin. Memotret dengan kecepatan tinggi tidak butuh waktu lama. Dorongan tenaga ke roda terasa cukup besar, mengingat mesin tersebut juga didukung oleh motor listrik yang membantu menambah tenaga.

Meski sensasi berkendara sangat asyik dikebut, Toyota Corolla Cross Hybrid tetap mengutamakan efisiensi bahan bakar. Berkat tenaga listrik yang tersimpan dalam baterai, bensin yang ditarik oleh mesin menjadi seefisien mungkin.

Catatan pada layar MID setelah menempuh jarak 100,1 km selama 2 jam 3 menit, konsumsi bahan bakarnya mencapai 22,4 km / liter. Angka itu termasuk ketika kami mencoba melaju dengan agresif dan terjebak.

4. Fitur Sederhana tapi Berguna

Khusus untuk pasar Indonesia, Toyota Corolla Cross dilengkapi dengan fitur-fitur yang simpel namun bermanfaat. Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, pada layar head unit saat pertama kali dinyalakan akan terdapat informasi notifikasi tanggal ganjil atau genap. Reminder ini sangat berguna bagi pengendara di ruas jalan Jakarta dimana terdapat peraturan tentang pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap.

Pengingat tanggal ganjil / genap pada head unit Toyota Corolla Cross Foto: Rangga Rahadiansyah / detikOto

Fitur sederhana lainnya adalah sistem NFC. Fitur ini dapat membaca saldo uang elektronik, sehingga Anda dapat memeriksa saldo E-Money Anda sebelum mengakses jalan tol.

Soal keselamatan, Corolla Cross dibekali paket fitur keselamatan pasif dan aktif. Mulai dari rem ABS + EBD, sabuk pengaman 3 titik dengan pretensioner dan force limiter, 7-airbag, Hill Start Assist (HSA), Vehicle Stability Control (VSC), Emergency Brake Signal (EBS), sensor parkir depan dan belakang, kamera parkir di belakang , ditambah immobilizer dan alarm.

Namun, PT Toyota-Astra Motor (TAM) tidak menghadirkan fitur Toyota Safety Sense seperti Corolla Cross yang dijual di Thailand. Di Thailand, Corolla Cross memiliki fitur Toyota Safety Sense yang meliputi fitur keselamatan seperti pre-collision system, lane departure alert dengan steering assist, dynamic radar cruise control dengan lane tracing assist, dan automatic high beam.

Memang jika fitur Toyota Safety Sense ditambahkan pada Toyota Corolla Cross yang dijual di Indonesia, harganya dipastikan akan semakin mahal. Sebagai catatan, Corolla Cross Hybrid yang kami coba dibandrol dengan harga Rp 497.800.000 on the road DKI Jakarta. Soal murah atau mahal itu relatif, kembali ke kantong kita masing-masing. Namun untuk saat ini Toyota Corolla Cross Hybrid merupakan salah satu mobil hybrid termurah di Indonesia dengan harga yang tidak mencapai Rp. 500 juta.

Simak video review Toyota Corolla Cross SUV hybrid di bawah 500 juta

[Gambas:Video 20detik]

(rgr / lth)