Jakarta – Mobil listrik dari kerjasama PT PLN (Persero) dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Universitas Budi Luhur, BLITS dan Kasuari, tiba di Jakarta UID PLN pada Jumat pagi (9/11).

Mereka berangkat dari Surabaya untuk melakukan pengisian baterai menggunakan SPLU untuk dapat kembali melakukan perjalanan keliling nusantara dengan total jarak sekitar 15.000 km.

Kegiatan ini adalah salah satu tes untuk mengambil bagian dalam kejuaraan internasional dalam Reli Dakar 2021. Tentu saja Otolovers penasaran dengan apa spesifikasi mobil listrik itu?

Proyek Pemimpin BLITS, Yoga Uta Nugraha mengungkapkan spesifikasi singkat mengenai mobil masa depan ini. Pertama dalam hal dimensi, BLITS memiliki panjang 342,6 meter, lebar 194,2 cm dan tinggi 172,4 cm. Sedangkan jarak antar tubuh dengan tanah 204,6 cm.

Menggunakan baterai Li ion 90 Kwh 350 Volt yang dibungkus dengan mesin CVT Gearbox yang dimodifikasi menjadi transmisi tiptronic yang mampu menyemburkan tenaga yang cukup mumpuni dan diklaim mampu berjalan sejauh 300 km.

"Tenaga hingga 130 kw atau sekitar 150 hp, torsi hingga 160 Nw belum di roda," kata Uta.

"Sebenarnya, ada 4 percepatan, pakai Harrier standar? Ya, yang semacam 2HZ, tapi kami kembangkan Undang-Undang (Aktivasi Matic) sendiri jadi itu seperti tiptronik," kata Uta.

Sebelumnya, mobil itu direncanakan akan mengambil bagian dalam Reli Dakar 2019. Tapi Proyek Pemimpin BLITS, Yoga Uta Nugraha mengungkapkan alasan untuk menunda kejuaraan.

"Akhirnya, karena kami berfokus pada pengujian pertama, Indonesia secara kebetulan disponsori oleh PLN untuk tes ini," kata Uta.

"Kami ingin memastikan bahwa drive train, controller, ECU, baterai aman," kata Uta.
(riar / ddn)