Jakarta –

Menteri Pertahanan (Pertahanan) Prabowo Subianto mencoba langsung kendaraan taktis 4×4 terbaru dari PT Pindad (Persero). Mobil bernama Maung diadili oleh Prabowo di Sentul akhir pekan lalu.

Managing Director PT Pindad (Persero), Abraham Mose, mempresentasikan kendaraan taktis Maung yang ditujukan untuk pasukan infanteri. Penasaran, Prabowo juga mencoba mengendarainya secara langsung.

Dikutip dari situs resmi Pindad, tes Maung oleh Menteri Pertahanan Prabowo dilakukan setelah diskusi antara Prabowo dan Abraham pada hari Jumat, 10 Juli 2020 di Sesko TNI, Bandung. Selama diskusi, Prabowo tertarik untuk menguji Maung.

Sebelum pengujian, Pindad menyajikan kekuatan Maung. Pengujian awal dilakukan di medan datar, di jalan yaitu jalan aspal dan paving. Maung diklaim mampu bergerak secara taktis dengan memperhatikan aspek kenyamanan. Pengujian pada medan datar mencakup beberapa indikator, yaitu kecepatan, akselerasi, manuver putaran, manuver nomor 8, aspek pengereman dan keselamatan.

Maung juga bisa dilepas dari pintu dalam waktu kurang dari lima menit. Dengan pintu dilepaskan, Maung dapat menjadi kendaraan tanpa pintu dalam waktu singkat. Pemasangan pengembalian juga cepat.

Prabowo Subianto jajal rantis Maung Foto: doc. Twitter Prabowo Subianto

Setelah melakukan pengujian di medan yang datar, Maung diuji di medan yang sulit atau off road. Jalur yang diambil oleh Maung adalah medan yang sulit, yaitu jalur berbatu kecil, kemudian jalur berbatu besar, lereng curam, jalan berlumpur dan dataran licin menuju sungai dangkal. Karena ketangguhannya, Maung berhasil menaklukkan semua rintangan. Bahkan, Maung sengaja ditempatkan di jalur berlumpur dengan dominasi air untuk menguji ketangkasan dan keandalan di medan yang sulit dan licin.

Abraham kemudian mengundang Prabowo untuk mengujinya secara langsung. Prabowo bersedia mengendarai mobil buatan Pindad.

"Pada akhir tes, Menteri Pertahanan mengadakan diskusi singkat dengan Abraham Mose dan menghargai kinerja Maung. Dia menganggap bahwa Maung memiliki kemampuan yang baik untuk melewati medan yang sulit dan cocok untuk kendaraan transportasi infantri," tulis Pindad di situs resminya.

Mobil Maung 4×4 buatan Pindad diklaim memiliki keunggulan utama menabrak medan yang sulit. Meski begitu, Maung dapat dikendarai di jalan aspal dan dapat dikendarai hingga kecepatan aman 120 km / jam. Mobil dengan transmisi manual 6 kecepatan mampu mencapai jarak tempuh hingga 800 km. Maung dapat dilengkapi dengan braket senjata 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat navigasi GPS dan pelacak kendaraan dan peralatan lainnya.

Tonton Video "PT Pindad Siap Menghasilkan 40 Ventilator Per Hari"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)