Jakarta – MotoGP di Mandalika, Lombok memberikan angin segar bagi dunia otomotif negara ini. Selain itu, gelar MotoGP juga akan meningkatkan potensi pariwisata Indonesia. PT Astra Honda motor berharap gelar MotoGP di Sirkuit Mandalika akan memperkuat pengembangan pembalap tanah air.

"Kami berharap dapat memperkuat pembinaan balap berjenjang dan terstruktur yang telah kami terapkan secara berkelanjutan sejak 2013. Mulai dari mempersiapkan pembalap muda di Sekolah Balap Honda hingga mengirim pembalap berbakat ke berbagai acara balap nasional hingga internasional di tingkat Asia, Eropa, dan Grand Prix. "Kami berharap bahwa suatu hari nanti kami dapat mengantarkan pembalap Indonesia untuk bersaing di kelas utama MotoGP," kata Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya kepada AFP.

Indonesia akhirnya dipastikan akan menggelar balap motor MotoGP di masa depan. Promotor kejuaraan balap motor dunia bergengsi, Dorna, telah mengumumkan Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP pada 2021, sekitar dua tahun lagi.

Penandatanganan perjanjian untuk mengadakan MotoGP telah dilakukan antara ITDC (Perusahaan Pengembangan Pariwisata Indonesia) dan Dorna di Madrid, Spanyol, pada akhir Januari 2019.

Berikut ini adalah fakta-fakta MotoGP Indonesia yang akan diadakan di Sirkuit Mandalika:

1. Acara MotoGP pertama di Indonesia sejak 1997
Indonesia terakhir menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 1997 atau 22 tahun yang lalu di Sirkuit Sentul. Saat itu, kelas MotoGP masih dalam format 500cc. Juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi, muncul sebagai pemenang kelas 125 cc, Max Biaggi memenangkan kelas 250cc, sedangkan kelas tertinggi dimenangkan oleh Tadayuki Okada dari Jepang.

2. Menjadi balapan jalan raya pertama di MotoGP
MotoGP Indonesia akan terasa lebih istimewa. Pasalnya, Sirkuit Mandalika akan mengusung konsep sirkuit jalan raya seperti balap Formula 1 yang diadakan di Monako dan Singapura.

3. Desain sirkuit Mandalika
Sirkuit Mandalika akan memiliki lintasan 4,32 kilometer dengan 18 tikungan dan hanya satu lintasan lurus. Untuk fasilitas pendukung, Sirkut Mandalika akan membangun area paddock dengan 40 garasi untuk tim operasional dan memiliki kapasitas 93.200 kursi untuk penonton. Selain itu, ada 138.700 area tanpa suite tempat duduk dan keramahtamahan, yang dapat menampung 7.700 penonton.

4. Konstruksi dimulai tahun ini
MotoGP Indonesia akan diadakan dalam dua tahun, maka pengembangan harus didorong. Konstruksi sirkuit Mandalika dijadwalkan akan dimulai pada Oktober 2019 yang dijadwalkan selesai pada Juni 2020.

5. Pendanaan untuk pembangunan mencapai triliunan rupiah
Pengembangan sirkuit berstandar internasional tentu tidak akan murah. Total biaya untuk membangun Sirkuit Mandalika diperkirakan sebesar Rp. 3,6 triliun, dan akan bermitra dengan kontraktor Prancis, Vinci Construction.

6. Indonesia menyelenggarakan tiga kejuaraan balap motor bergengsi
Indonesia tidak hanya akan menggelar MotoGP pada tahun 2021. Mandalika juga telah setuju untuk menjadi tuan rumah World Superbike (WSBK). Dengan demikian, Indonesia akan memiliki tiga kejuaraan sepeda motor bergengsi setelah pertama kali memegang MXGP (motorcross).

7. Harapkan Valentino Rossi
Mengingat MotoGP Indonesia baru akan diadakan pada tahun 2021, muncul pertanyaan apakah Rossi akan tetap bersaing. Seminggu yang lalu, Rossi baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-40 dan akan berusia 42 tahun ketika balapan diadakan di Mandalika. The Doctor adalah satu-satunya pembalap aktif yang pernah mengalami balapan di Indonesia.

Foto: Tim Infografis / Zaki Alfarabi (ddn / lth)