Jakarta – Setelah berpuasa 24 tahun, akhirnya Indonesia berkesempatan untuk bisa menggelar MotoGP di Lombok, NTB. Ini juga disambut oleh pabrikan roda dua Yamaha Indonesia. Bahkan Yamaha menilai ajang MotoGP di Indonesia akan menyenangkan.

Seperti yang disampaikan GM dari Yamaha Indonesia Aftersales & Motorsport Motor Manufacturing (YIMM), M. Abidin, kepada detikOto, Jumat (22/2/2019).

"Sebagai salah satu aktivis dan pengamat otomotif Roda 2 di dunia balap Indonesia, ini adalah berita yang sangat baik bagi dunia balap Indonesia itu sendiri," kata Abidin.

"Dan tentu saja lebih menarik, karena 2021 berarti idola saya masih bersaing di kelas raja, benar-benar menarik!" tambah Abidin.

Sebagai catatan, dikutip oleh Detiksport, MotoGP telah membuat wacana untuk mengadakan perlombaan jalan raya. Sekarang, ini akan diwujudkan di Indonesia, di MotoGP 2021.

Beberapa waktu lalu, CEO Dorna Sports SL Carmelo Ezpeleta mengungkapkan bahwa ia telah menerima proposal untuk mengadakan perlombaan di kota yang ramah & # 39 ;. Balapan akan menjadi balapan kota atau balapan di tengah kota.

Pada saat itu, Ezpeleta menyiratkan masalah kemungkinan membuat sirkuit di tengah kota untuk balapan.

Foto Sirkuit Mandalika: ist.

"Mungkin ada sirkuit perkotaan di MotoGP. Ada proyek yang solid di kota uang ramah," Ezepeleta mengatakan pada Ekspansi, yang diluncurkan oleh Autosport, 19 Januari 2018.

"Secara teori, trek utama trek akan berada di jalan raya dan paddock akan ditutup, terintegrasi dengan pusat pameran. Untuk grand prix minggu itu dapat digunakan untuk balapan, dan digunakan untuk banyak hal lainnya di sisanya tahun ini, "jelasnya.

Sekarang, kata-kata Ezpeleta akan terwujud di Indonesia. Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sedang dipersiapkan untuk mengadakan lomba Marc Marquez et al.

Ya, Indonesia dikatakan telah setuju dengan Dorna Sport SL untuk menjalankan MotoGP mulai tahun 2021. Kontrak tiga tahun atau hingga 2023 diperoleh untuk mengadakan balapan di Sirkuit Mandalika.

Nantinya, Sirkuit Mandalika akan membuat konsep sirkuit balap jalanan seperti di Singapura dan Monako. Lintasan yang disebut akan memiliki panjang 4,32 km dan 18 tikungan yang dapat digunakan untuk balapan harian dan MotoGP.

Lagu ini akan dibangun mulai Oktober mendatang, dan diperkirakan akan selesai pada 2020, sebelum digunakan untuk meluncurkan balap sepeda motor pengendara top dunia. Perusahaan Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) mengklaim sedang menyiapkan dana sebesar Rp. 3,6 triliun untuk sirkuit. (lth / ddn)