Jakarta –

MotoGP 2020 di tengah pandemi penuh kejutan. Mulai dari Marc Marquez yang absen karena cedera hingga 13 pebalap berbeda yang naik podium dalam 8 balapan terakhir.

Putaran ke-9 MotoGP Prancis yang akan digelar di sirkuit Bugatti juga diprediksi akan menambah bumbu dramatis kompetisi kejuaraan MotoGP musim ini. Pasalnya, ramalan cuaca memprediksi akhir pekan ini, 11 Oktober tempat balapan akan berlangsung akan diguyur hujan.

Artinya, ini akan menjadi yang pertama & # 39; basah & # 39; balapan sejak MotoGP Brno 2019, di mana saat itu trek mulai mengering dan pengendara menggunakan ban basah. Sedangkan hujan basah terakhir terjadi di MotoGP Valencia 2018.

"Saya memeriksa ramalan cuaca dan sepertinya sepanjang minggu akan sangat, sangat basah," kata bos KTM Tech3 Herve Poncharal.

“Sejauh ini belum ada balapan basah jadi mungkin menarik untuk melihat performa motor dalam kondisi seperti ini, bagaimana kami bisa memanfaatkan ban Michelin basah dan juga untuk melihat seberapa baik Miguel Oliveira dan Iker Lecuona. bersaing dalam hujan ini.

Meski cukup tertantang, bukan berarti Poncharal menantikan kondisi cuaca seperti ini.

"Ini bukan sesuatu yang membuat kami sangat senang, tapi jika kami harus menghadapinya, kami akan berusaha merekam data sebanyak yang kami bisa dan menjadi sekompetitif mungkin. Di luar itu tidak banyak. Untuk mengatakan. Selalu ada balapan ketat di Le Mans dan seharusnya tidak ada perbedaan tahun ini, "lanjutnya.

Di MotoGP musim Valencia 2018, Andrea Dovizioso (Ducati) menjadi yang tercepat dan disusul Alex Rins (Suzuki) dan Pol Espargaro (KTM) di belakang. Saat itu balapan dihentikan sebelum akhirnya dilanjutkan.

Menariknya, tidak ada Fabior Quartararo dan Joan Mir di MotoGP Valencia 2018 yang menjadi pengoleksi poin terbanyak musim ini. Tentunya akan menarik untuk disimak bagaimana kemampuan juara baru MotoGP tersebut bersaing cepat di trek basah.

Tonton Video "Insiden Rossi di MotoGP 2020: Motor Mogok ke Sisi Bawah"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / din)