Jakarta –

KTM semakin serius menggarap pasar otomotif roda dua Indonesia. Setelah sempat tertunda akibat pandemi, akhirnya pabrikan motor asal Austria ini memiliki pabrik di Gresik, Jawa Timur.

Lantas, dengan hadirnya fasilitas tersebut, apakah KTM akan menambah varian kelas motor dengan kapasitas mesin yang lebih kecil?

KTM memiliki motor sport yang menyasar segmen bawah. Mereka sudah merilis KTM Duke 125. Dari segi fisik, dimensinya sama dengan sang kakak, Duke 200. KTM juga punya versi fairing yang keren, RC 125.

Di Indonesia pasar naked sport dan fairing 150 cc cukup bersaing, hal ini yang PT PT. Penta Jaya Laju Motor (PJLM) selaku distributor resmi merk pabrikan Austria ini menghadirkan sepeda motor dengan kapasitas mesin lebih kecil atau dibawah 200 cc.

“KTM punya motor di bawah 200 cc yaitu 125 cc, itu sebenarnya untuk pasar Eropa, dan sebagian Asia sudah mulai dipasarkan. Tapi di Indonesia kita lihat segmen ini kurang populer, kecuali untuk tipe bebek (mesin under 150 cc-Red), ”ujar Direktur Utama PT PJLM Kristianto Goenadi di showroom KTM, Jl. Ciputat Raya No. 8, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Jumat (28/8/2020).

“Saya belum melihat segmen motor sport 125 cc di Indonesia, umumnya mereka (pabrikan lain) main di 150 cc. Jadi kami belum melihat ke arah itu, cc di bawah 200 cc bawa ke sini,” ucapnya. Keris.

Pabrik sepeda motor KTM di Indonesia resmi beroperasi. Sepeda motor pertama yang dirakit secara lokal adalah KTM 390 Adventure.

Pabrik yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur ini dikatakan memiliki kapasitas produksi di atas 2.000 unit per bulan. Meski demikian, Kris mengakui penggunaan kapasitas produksinya masih kecil, meski belum diungkapkan detailnya.

Produk sepeda motor yang akan dirakit secara lokal adalah motor KTM di bawah 400 cc, antara lain Duke 200 cc, Duke 250 cc, 390 RC, dan Duke 390 cc.

Tonton video "Tak Perlu Antri, Kartu KMT Disambut Positif Pengguna KRL"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)