Jakarta –

Momen lebaran biasanya digunakan oleh kerabat yang saling berkunjung. Bepergian melintasi wilayah Jabodetabek, yang dikenal sebagai kepulangan lokal, terjadi. Polisi tidak akan bisa melarangnya.

Penerapan PSBB dan larangan mudik membuat aktivitas orang dan kendaraan tidak diizinkan meninggalkan wilayah Jabodetabek. Namun pergerakan dalam area itu masih diizinkan.

Selama lebaran nanti, arus orang dan kendaraan diprediksi akan sangat padat di wilayah Jabodetabek. Bahkan di tengah pandemi, warga diharapkan tetap berkomunikasi.

Meski begitu, saat ini Kepolisian tidak bisa melarang warga yang melakukan perjalanan melintasi wilayah Jabodetabek. Karena sesuai dengan protokol Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).

"Kami ingin tahu bahwa yang bisa kami lakukan hanyalah mengawasi pos-pos PSBB, tetapi selama ia (warga negara) memenuhi ketentuan dalam batas transportasi, tentu saja kami tidak dapat melarang," kata Direktur Direktorat Jenderal Kepolisian Metropolitan Jakarta, Jenderal Sambodo Purnomo. Yogo saat memberikan presentasi dalam diskusi online "Mengantisipasi Menghadapi Mudik Daerah Lebaran Lintas Jabodetabek", Rabu (5/5/2020).

"Dia memakai topeng, lalu dia sudah menjaga jarak secara fisik, kapasitasnya 50 persen dari jumlah penumpang, kita juga tidak bisa melakukan apa-apa, tidak ada pelanggaran yang dilanggar olehnya," lanjutnya.

Lebih jauh, konsep PSBB pada awalnya bukanlah kunci. Sambodo menambahkan bahwa kebijakan tersebut masih memungkinkan orang untuk melakukan mobilitas.

"Belum lagi kita berbicara tentang ruang lingkup wilayah Jabodetabek, orang bisa bepergian, PSBB adalah sama, konsep awal." kata Sambodo.

Dia mengatakan pelarangan orang dari bepergian lebih sulit untuk diterapkan. Selain itu, tidak ada aturan ketat untuk pelanggar PSBB.

"Apa yang kami bangun adalah bagaimana kesadaran masyarakat sebenarnya untuk mencegah kepulangan lokal,"

"Jika kita dapat mencegah masalah sholat Ied, masalah ziarah haji dapat dicegah, tarawih, tetapi melarang orang untuk datang ke rumah saudaranya dari Pasar Rebo untuk datang ke Kebon jeruk [sesama wilayah Jabodetabek]"Bagaimana melarangnya, konsep larangan pulang ini dikonsep dengan baik, tetapi sangat sulit untuk diawasi di lapangan," katanya.

Sementara itu Kepala Badan Manajemen Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana B. Pramesti meminta warga untuk tidak melakukan mudik lokal meskipun belum diatur dalam peraturan.

"Dalam peraturan itu memang tidak ada larangan untuk mudik lokal tetapi intinya adalah tidak menyebabkan kerumunan yang dapat mengakibatkan transmisi COVID." katanya pada kesempatan yang sama.

Tonton Video "Reckless Going Home Speedboat, Warga Pangkal Pinang Diamankan oleh Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)