Jakarta –

Polisi tidak melarang mudik lokal atau pertemuan antar keluarga di wilayah Jabodetabek. Namun, satu hal yang tidak boleh dikesampingkan, yaitu Pedoman Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).

"Mudik di lingkungan PSBB seperti Jabodetabek tidak memiliki aturan, tidak apa-apa," kata Kabagops Korlantas Komisaris Polisi Nasional Benjamin saat dihubungi, Rabu (13/5/2020).

Beberapa waktu lalu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo memastikan bahwa sejauh ini tidak ada larangan bagi orang yang ingin membuat keramahtamahan bagi keluarga di wilayah Jabodetabek.

Dia mengatakan selama masyarakat luar harus memperhatikan peraturan PSBB saat dalam perjalanan.

"Selama dia (warga negara) memenuhi ketentuan dalam batas transportasi, tentu saja kami tidak bisa melarang," kata Direktur Direktorat Jenderal Kepolisian Metropolitan Jakarta, Sambodo Purnomo Yogo saat memberikan presentasi dalam diskusi pekan lalu.

"Dia memakai topeng, lalu dia sudah menjaga jarak fisik, kapasitasnya 50 persen dari jumlah penumpang, kita juga tidak bisa melakukan apa-apa, tidak ada pelanggaran yang dilanggar olehnya," lanjutnya.

Apalagi aturan PSBB, lanjutnya, tidak melarang orang dari mobilitas. "Belum lagi kita berbicara tentang ruang lingkup wilayah Jabodetabek, orang bisa bepergian, PSBB adalah sama, konsep awal." kata Sambodo.

Tonton Video "Ditegur Tentang Topeng, Pemuda di Bogor Marah dan Warga Hit"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)