Jakarta –

Helm dapat menjadi komoditas pilihan untuk memulai bisnis di era normal baru. Alat pengaman ini banyak dicari oleh penumpang ojol (ojek online) untuk menjalankan protokol kesehatan. Selain itu, banyak pengendara sepeda motor mencari helm baru untuk menjadi helm kedua mereka.

Memulai bisnis penjualan helm tidak terlalu sulit, dan Anda tidak perlu membuka toko fisik. Karena penjualan dapat dilakukan di toko online. Selain itu, banyak produsen atau distributor helm membuka peluang bagi orang yang ingin menjadi reseller, tanpa persyaratan yang rumit.

"Di tempat kami, RSV, ada dua level, level reseller dan distributor," buka Direktur Eksekutif RSV Helmet Indonesia, Richard Ryan, yang dihubungi detikOto, Jumat (26/6/2020).

Menurut Richard, tidak diperlukan persyaratan khusus untuk menjadi reseller. Karena skema bisnis ini dilakukan dengan membeli. Ini berarti bahwa pengecer harus membeli helmnya secara tunai, dengan jumlah minimum helm yang ditentukan.

"Untuk reseller, pembelian minimal 20 buah. Itu jenis campuran, 10 wajah penuh, 10 wajah setengah. Tapi untuk motif dan ukurannya gratis," lanjut Richard sambil menyebutkan membutuhkan modal sekitar Rp 10 juta. untuk membeli 20 helm, dengan harga reseller itu.

Meskipun menggunakan mekanisme pembelian yang rusak, menurut Richard, RSV masih akan memantau pengecer. Intinya bukan untuk reseller yang menjual helm di bawah harga pasar.

"Syaratnya harus menjaga harga pasar. Kami pasti akan mempublikasikan tarif minimum. Misalnya, untuk harga helm jenis ini, diberikan 300 ribu, dan jika ada reseller yang menjual di bawah harga itu, kami tidak akan berikan lagi. Jadi kita terus mengawasi. di bawah perang harga, "kata Richard.

Selain menjadi reseller, bisnis penjualan helm juga bisa dilakukan dengan sistem dropshipper. "Jika Anda benar-benar ingin menjual helm sekarang, Anda tidak dapat menggunakan terlalu banyak modal. Anda dapat bekerja dengan kami untuk menjual di platform online dengan menjadi seorang dropshipper," kata pemilik Toko HelmKu, Dani Sena.

"Yang penting ada kesediaan untuk mencoba seperti foto produk yang bagus. Komunikasi dengan tim kami tentang ketersediaan barang. Minimal 12 penjualan pertama adalah normal, tetapi penjualan ke-13 telah diberi harga khusus," kata Dani .

Lihat video "Ini adalah Aturan Normal Baru untuk Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(lua / din)