Jakarta –

Tanpa basa-basi atau publikasi resmi, Ferrari telah menghentikan salah satu modelnya. Model Ferrari yang sudah tidak diproduksi lagi adalah Ferrari GTC4Lusso dan GTC4Lusso T yang diperkenalkan pada tahun 2016.

"Sesuai dengan strategi model lima tahun yang diumumkan pada 2017 dan siklus hidup model standar perusahaan, Ferrari telah menghentikan produksi GTC4Lusso dan GTC4Lusso T secara bertahap," tulis Ferrari kepada Road & Track melalui e-mail.

Penutupan lini produksi Ferrari GTC4Lusso tak dibarengi kabar penerus sang model. Padahal sebelumnya model ini merupakan penerus dari Ferrari FF yang mengisi lini produksi dari tahun 2011 hingga 2016.

Diperkirakan saat ini Ferrari sedang fokus mengembangkan super SUV-nya, yakni Purosangue. Namun pihak Ferrari menegaskan bahwa GTC4Lusso dan Purosangue sama sekali tidak terkait sehingga bukan merupakan penerus dari GTC4Lusso. GTC4Lusso adalah mobil gaya rem menembak 3 pintu sedangkan Purosangue direncanakan menjadi SUV 5 pintu.

GTC4Lusso T adalah mobil empat tempat duduk dengan mesin V8 pertama yang diproduksi oleh Ferarri. Mesin V8 3,9 liter mampu menghasilkan tenaga 601,4 tenaga kuda pada 7.500 rpm, dengan torsi 760 Nm pada 3.000-5.250 rpm. Karakter mesin turbo V8 dikatakan cocok untuk berkendara sehari-hari di perkotaan.

Selain itu, kontrol dinamis juga telah disesuaikan untuk meningkatkan respons dalam bermanuver. Khususnya, 4WS (real-wheel steering) yang terintegrasi dengan side slip control (SSC3). Kinerja longitudinal juga ditingkatkan pada kecepatan rendah dengan Variable Boost Management, dan respons katup yang diperkuat dengan zero turbo lag, serta akselerasi longitudial yang konsisten berkat kurva torsi variabel (VBM) antara gigi 3 dan 7.

Untuk modelnya, GTC4Lusso T tetap mempertahankan inovasi shoot brake coupe, menafsirkan ulang konsepnya dengan bentuk yang lebih ramping dan dinamis, yang memberikan siluet menyerupai fastback.

Ruang kabin GTC4Lusso merupakan kombinasi gaya khas Ferrari dan kemewahan dari GT empat tempat duduk. Serta memiliki space yang cukup luas. Kokpit ganda yang unik dirancang untuk meningkatkan pengalaman berkendara yang terbagi antara pengemudi dan pengendara. Dan layar sentuh kapasitif HD 10,25 inci melengkapi fitur sistem hiburan mobil sport yang nyaman digunakan sehari-hari.

Di pasar Indonesia, inilah model Ferrari pertama yang memiliki empat kursi. Ferrari GTC4Lusso diluncurkan di Indonesia pada tahun yang sama dengan peluncuran global pada tahun 2016.

Tonton video "Ferrari Memastikan Produksi 8 Mei Kembali Aktif"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / lth)