Maluku Tengah – mobil pikap Daihatsu tidak hanya Gran Max. Ada juga adik lelaki Hi-Max yang sengaja membuat Daihatsu memenuhi keinginan konsumen untuk mobil berukuran komersial dan kapasitas mesin kecil.

Namun sayangnya, nasib Hi-Max tidak seberuntung saudaranya. Misalnya, selama semester pertama 2018 hanya 85 unit Hi-Max yang dijual di pasar.

"Karena harganya sama dengan Gran Max, itu tidak jauh berbeda. Orang lebih suka Gran Max karena itu lebih luas," jelas Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra di Ora Beach Resort, Maluku.

Pasar Hi-Max sendiri disebut Amelia tidak sebanyak Gran Max. Untuk mengakali penjualan Hi-Max, Daihatsu memilih untuk mengalihkan jalur produksinya.

Lini produksi Hi Max dialihkan untuk melahirkan Terios sehingga konsumen tidak perlu lagi melakukan pivot.

"Ini hanya bagus atau dipilih untuk jalan sempit. Jadi slogannya bagus di jalan sempit, tapi selama Anda bisa menjalankan Gran Max, Anda memilih Gran Max," katanya.

"Jangan (hentikan produksi), masih ada yang butuh jalan sempit meski sedikit. Nanti, nanti, mereka akan laku juga," tutupnya. (kering / ddn)