Pemerintah membeli mobil diesel VW yang saat ini dilarang karena emisi.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN – Negara Federal Jerman, Baden-Wuerttemberg menuntut kompensasi dari Volkswagen (VW). Menurut harian Frankfurter Allgemeine Zeitung (FAZ), pemerintah setempat membeli kendaraan diesel VW yang tampaknya saat ini menghadapi pembatasan di sejumlah kota, seperti Stuttgart.

Dilaporkan oleh Reuters, Sabtu (6/1), nilai mobil diesel turun setelah kelompok lingkungan Jerman menang di pengadilan tahun lalu. Ini memaksa pemerintah kota untuk mempertimbangkan pelarangan kendaraan tua yang menyebabkan emisi, sejalan dengan aturan udara bersih UE.

Harian FAZ mengatakan, otoritas negara mengajukan gugatan di pengadilan di Stuttgart pada akhir tahun lalu dan menuntut kompensasi sejumlah jutaan. VW belum mengkonfirmasi hal ini, dan mengatakan kepada Reuters perusahaan belum melihat gugatan khusus.

Namun mereka menambahkan keputusan pengadilan sebelumnya mendukung pendirian perusahaan bahwa tindakan hukum untuk mencari kerugian tidak ada gunanya, mengingat mobil VW memiliki sertifikasi jalan yang valid pada saat penjualan. Pejabat di negara bagian Baden-Wuerttemberg tidak segera dapat dihubungi untuk diminta komentar.

Surat kabar itu mengatakan pembayar pajak & # 39; uang telah dihabiskan untuk membeli dan menyewa kendaraan diesel VW untuk layanan polisi. Harian itu tidak menjelaskan bagaimana Baden-Wuerttemberg kehilangan uang.

Regulator AS pada tahun 2015 mengungkapkan kepada publik tentang kecurangan uji emisi sistematis VW, di mana kendaraan yang diproduksi oleh pembuat mobil mengeluarkan tingkat polusi nitrogen oksida yang jauh lebih tinggi daripada yang diizinkan oleh undang-undang.

Pengawasan ketat terhadap polusi terjadi secara global, mendorong regulator dan kelompok lingkungan di Jerman untuk memeriksa emisi. Tidak seperti di Amerika Serikat, mobil VW yang lebih tua tidak menjadi ilegal di Jerman setelah pembuat mobil setuju untuk menarik kendaraannya untuk memodifikasi sistem penyaringan emisi.