Penundaan penutupan pabrik akan dilakukan hingga akhir Juni 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nissan Motor Co. mengatakan bahwa pihaknya bersedia menunda penutupan pabriknya di Barcelona hingga Juni 2021. Pihaknya juga membicarakan perincian lainnya bersama dengan serikat pekerja.

Dikutip dari Reuters, Rabu (22/7), salah seorang eksekutif Nissan mengatakan penundaan penutupan tergantung pada pencapaian kesepakatan dengan serikat pekerja sebelum 30 Juli atau awal Agustus. Diskusi tersebut akan menyiratkan kelanjutan produksi (yang dihentikan pada bulan Mei), dan menyetujui kompensasi yang akan diterima pekerja setelah pabrik ditutup, kata seorang eksekutif Nissan.

Menurut Kepala Operasi Nissan di Spanyol, Frank Torres, sebagai gantinya, Nissan tidak akan diberhentikan sampai akhir tahun 2020. Namun, Nissan akan mempertahankan rencananya untuk memecat sedikitnya 2.500 pekerja setelah pabrik tutup.

Javier Hernandez, pemimpin serikat buruh UGT di Nissan, mengatakan sangat rumit untuk mencapai kesepakatan dengan pembuat mobil dalam dua minggu ke depan. Terutama jika ia mempertahankan rencana PHK karena akan mencegah pekerja kembali ke pabrik. Tapi, dia mendukung penundaan penutupan pabrik.

"Apa pun yang menyiratkan mendapatkan waktu adalah penting bagi kami karena kami harus menemukan alternatif industri," kata Hernandez.

Hernandez menambahkan, dia khawatir Nissan tidak akan membantu menemukan perusahaan yang dapat tertarik pada pabrik jika para pekerja sepakat dalam minggu-minggu mendatang tentang kompensasi yang akan mereka terima begitu pabrik-pabrik tutup sepenuhnya.

sumber: Reuters / Antara