Mercedes ingin agar perangkat lunak di dalam mobil diperbarui dengan mudah seperti telepon pintar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pembuat kendaraan semikonduktor Nvidia Corp bersama dengan Daimler Jerman sepakat untuk mengembangkan dan melengkapi mobil-mobil Mercedes-Benz dengan chip generasi berikutnya. Keduanya akan mengembangkan platform perangkat lunak yang pada akhirnya dapat digunakan untuk fungsi mengemudi yang otonom.

Kedua aliansi ini memungkinkan Mercedes bersama-sama mengembangkan kemampuan mengemudi otomatis, dan aplikasi perangkat lunak saat industri otomotif berjuang untuk mendapatkan keuntungan.

"Kami ingin meluncurkan arsitektur komputer yang ditentukan oleh perangkat lunak untuk mengemudi dan kemudi otonom," kata Kepala Eksekutif Daimler Ola Kaellenius saat presentasi bersama oleh kedua perusahaan yang dikutip oleh Reuters, Rabu (24/6).

Platform Nvidia Drive AGX Orin adalah prosesor kendaraan otonom yang akan diluncurkan mulai tahun 2024. Platform ini memungkinkan Mercedes memperbarui perangkat lunak mobil dengan cara yang sama seperti smartphone diperbarui hari ini.

"Setiap Mercedes-Benz adalah masa depan dengan sistem NVIDIA DRIVE yang akan datang dengan tim pakar AI dan insinyur perangkat lunak yang terus-menerus mengembangkan, memperbaiki, dan meningkatkan mobil untuk seumur hidup mereka," kata Chief Executive Nvidia Jensen Huang.

Perusahaan akan bersama-sama mengembangkan kecerdasan buatan (AI) dan aplikasi kendaraan otomatis untuk memungkinkan tingkat mengemudi otomatis yang lebih tinggi.

Kemitraan baru ini mengikuti langkah Daimler minggu lalu, untuk menghentikan perkembangan saingan terberat mereka, BMW, dalam mengemudi otomatis.

Ditanya bagaimana kemitraan Mercedes akan memengaruhi kolaborasi Nvidia selama satu dekade dengan Audi AG, juru bicara Nvidia Danny Shapiro mengatakan tidak ada pengaturan eksklusif. "Dengan Mercedes, ada dedikasi besar, energi besar, investasi besar dari kedua perusahaan untuk membawa ini ke pasar," katanya.

Mercedes menjual 2,39 juta mobil di seluruh dunia pada tahun 2019. Kedua perusahaan telah bekerja bersama dalam mengemudi otonom dan teknologi mobil AI selama lebih dari lima tahun.

sumber: perantara