Jakarta –

Pandemi virus Corona (COVID-19) yang melanda Indonesia tengah melanda industri otomotif. Tak hanya penjualan mobil baru, angka penjualan mobil bekas juga tergerus.

Kini, saat memasuki transisi PSBB, beberapa bisnis sudah mulai aktif kembali. Industri mobil bekas juga pulih. Setidaknya itu adalah hasil survey dari OLX Autos bertajuk "Sentiment Monitoring Study".

Berdasarkan survei, tren pasar mobil bekas menunjukkan kondisi yang membaik. Hal ini terbukti dari temuan bahwa tiga bulan setelah pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB), terjadi peningkatan penjualan dan pembelian mobil bekas.

Dari hasil survei yang dilakukan, rata-rata pembelian dan penjualan meningkat 50% pada Agustus 2020 dibandingkan awal pandemi. Awalnya, rata-rata 1,4 mobil per minggu menjadi 2,1 mobil per minggu. Selain itu, rata-rata stok barang di showroom turun 35% menjadi 4,2 mobil per minggu (dari sebelumnya 6,5 ​​mobil per minggu) pada Agustus 2020. Hal ini menunjukkan minat masyarakat untuk membeli mobil bekas. .

Faktor di balik peningkatan penjualan mobil bekas adalah banyaknya showroom mobil bekas yang beroperasi kembali. Saat ini showroom yang beroperasi sebanyak 62% dibanding periode PSBB yang hanya 32%. Secara bertahap, aktivitas ini biasanya menghasilkan peningkatan aktivitas penjualan dan pengadaan.

Menariknya, berdasarkan survei tersebut, 52% responden memiliki keinginan untuk membeli mobil akibat pandemi tersebut. Padahal, di awal pandemi keinginan beli mobil hanya 22%. Sebanyak 43% responden saat ini memilih menggunakan mobil pribadi, dibandingkan dengan 33% pada awal pandemi.

“Survei kami menemukan bahwa permintaan mobil bekas meningkat 15% -20% sejak pelonggaran PSBB. Peningkatan ini didorong oleh meningkatnya minat masyarakat dalam penggunaan mobil pribadi. Selain itu, perlahan showroom pun kini mulai bergejolak. terbuka sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin membeli mobil. Dengan kedua faktor tersebut kita dapat melihat bahwa ada peluang pasar mobil bekas pulih dari situasi tersebut. OLX Autos yakin pasar mobil bekas akan pulih kembali dan akan kembali normal seperti sebelum pandemi, "kata Johnny Widodo, CEO OLX Autos. Indonesia dalam siaran persnya.

Namun, ada tantangan lain bagi industri mobil bekas pasca pandemi. Keterbatasan dana merupakan tantangan yang paling banyak dihadapi oleh pelanggan, kendala ini dirasakan oleh 58% responden, sedangkan 46% responden lainnya menyatakan bahwa mereka mengurangi dana (anggaran) sebesar 5% untuk membeli mobil. Di sisi lain, penjual pun tidak mau menurunkan harga mobil bekas yang mereka jual. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi masyarakat di industri pasar mobil bekas.

Tonton video "Gokil! Mobil Bekas Dimodifikasi Jadi Musala"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)