Jakarta –

Dua pria Amerika yang dituduh menyelundupkan mantan bos Nissan Motor Carlos Ghosn keluar dari Jepang telah dihukum untuk diekstradisi. Hakim AS Donald Cabell mengeluarkan putusan yang menyetujui ekstradisi Michael Taylor, seorang veteran Pasukan Khusus Angkatan Darat AS, dan putranya Peter Taylor, tetapi keputusan akhir berada di tangan Departemen Luar Negeri.

"Masa depan keluarga Taylors sekarang akan ditangani oleh Departemen Luar Negeri, yang tidak seperti Pengadilan yang dapat mempertimbangkan penolakan Jepang untuk mengajukan ekstradisi. Kondisi penjara dan hukuman Jepang yang mengerikan telah menuai cemoohan di seluruh dunia," pengacara mereka, Paul Kelly, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Keluarga Taylor dicari oleh Jepang agar mereka dapat diadili dengan tuduhan membantu melarikan diri Ghosn. Proses pelarian itu diyakini melibatkan Ghosn memasuki sebuah kotak dan diterbangkan dengan jet pribadi. Penerbangan pertama ke Turki, lalu ke Lebanon di mana Ghosn memiliki kewarganegaraan dan tidak ada perjanjian ekstradisi dengan Jepang.

Ghosn mengatakan dia melarikan diri karena dia tidak mendapatkan pengadilan yang adil, menerima perlakuan buruk selama penahanannya dan dilarang menemui istrinya dengan jaminan. Ghosn menyangkal tuduhan bahwa dia memanipulasi laporan pendapatannya. Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak melanggar kepercayaannya dengan mengalihkan uang Nissan untuk kebutuhan pribadinya.

Catatan bank menunjukkan Ghosn mengirim lebih dari USD 860.000 ke perusahaan yang terkait dengan Peter Taylor pada Oktober 2019, kata jaksa dalam dokumen pengadilan. Putra Ghosn juga melakukan pembayaran cryptocurrency dengan total sekitar USD 500.000 kepada Peter Taylor dalam lima bulan pertama tahun ini, kata jaksa.

Keluarga Taylors telah dikurung di penjara Massachusetts sejak mereka ditangkap pada Mei. Pengacara mereka tidak pernah membantah tuduhan tersebut, tetapi berpendapat bahwa mereka tidak dapat diekstradisi karena mereka mengatakan tindakan mereka tidak sesuai dengan hukum yang digunakan Jepang untuk menghukum mereka.

Michael Taylor adalah mantan perwira pasukan khusus dan menjalankan bisnis keamanan swasta yang awalnya berfokus pada penyelidikan pribadi. Beban kasus mereka meningkat melalui kerja perusahaan dan rujukan tidak resmi dari Departemen Luar Negeri dan FBI.

Tonton Video "Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Dikejar oleh Interpol"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / lth)