Jakarta – Pabrikan dari Cina seperti Wuling dan DFSK sedang gencar melakukan ekspansi di Tanah Air, harganya agak lebih miring dibanding pabrikan lain. Salah satu pesaing, Hyundai diketahui telah bermain di segmen SUV, mau tidak mau akan berhadapan langsung dengan produk andalannya.

Kendati demikian, Wakil Direktur Pemasaran Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Hendrik Wiradjaja tidak merasa terancam dengan kehadiran produk China ini.

"Saya pikir kita lebih cenderung berkolaborasi, untuk membuka pasar otomotif SUV ini daripada bersaing, dan satu lagi potensi pasar semakin besar," kata Hendrik di Gedung Hyundai Simprug, Jakarta Selatan, Senin (01/04) / 2019).

"Selain ancaman yang mengancam, saya pikir ini positif untuk pasar otomotif di Indonesia, dan tentu saja kami tetap percaya diri karena produk kami mendapatkan penghargaan baik di dalam negeri maupun di luar negeri," tambah Hendrik.

Hendrik menyebut segmen SUV semakin menarik bagi pabrikan lain untuk melahirkan berbagai pabrikan. Namun dia tidak menampik, soal harga merupakan pertimbangan bagi konsumen untuk membeli mobil.

"Bukan hanya merek Hyundai, sekarang ia membeli mobil selain melihat segmennya tetapi juga melihat anggarannya. Jadi semua merek di segmen itu akan menemukan potongannya, itu daftar opsi, "kata Hendrik.

"Intinya, semakin banyak pilihan, semakin menarik, positif akan merek," tambah Hendrik. (riar / lth)