Jakarta – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengklaim telah melakukan penyesuaian harga sepeda motor seiring dengan kenaikan tarif Biaya Transfer Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada Maret 2019.

Manajer Hubungan Masyarakat PT YIMM, Antonius Widiantoro, Yamaha dan pabrikan otomotif lainnya, tentu saja harus melakukan penyesuaian harga sepeda motor dengan BBNKB baru.

"Ya, mas. Peningkatan BBNKB, tentu saja, membuat kami juga harus melakukan penyesuaian harga sepeda motor," kata Anton melalui pesan singkatnya kepada AFP.

Anton menambahkan, Yamaha telah melakukan penyesuaian harga sejak bulan ini. "Penyesuaian harga (sepeda motor Yamaha) per Maret," lanjut Anton, tanpa mau menyebutkan kisaran kenaikan harga sepeda motor Yamaha.

Jika mengacu pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 973-689 pada tahun 2019, biaya BBNKB untuk sepeda motor baru meningkat sekitar 2,5 persen dan 5 persen untuk sepeda motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Harap dicatat, sebelum biaya BBNKB adalah 10 persen.

Lebih lengkap, data yang diterima oleh AFP, mengenai peraturan tentang Evaluasi Draft Peraturan Provinsi Jawa Barat tentang Amandemen Peraturan Provinsi Jawa Barat Nomor 13 tahun 2011 tentang Pajak Daerah, Menteri Dalam Negeri, menyatakan:

1. BBNKB untuk Pengajuan Pertama sebesar 12,5 persen.
2. BBNKB Listrik Empat Roda Pertama Pengajuan 10 Persen.
3. Penyerahan Roda Dua Listrik BBNKB pertama 2,5 persen.
4. BBNKB Dua Roda dan Tiga Roda dengan Kapasitas Isi Silinder 250cc di atas Pengajuan Pertama sebesar 15 persen.
5. BBNKB Dua Roda dan Tiga Roda dengan kapasitas Isi Silinder di bawah 250 cc. Pengajuan Pertama sebesar 12,5 persen. (lua / ddn)