Jakarta –

Gaikindo dan Kementerian Perindustrian telah mengusulkan pelonggaran pajak 0% untuk setiap pembelian mobil baru dari Kementerian Keuangan. Tidak jelas jenis pajak apa yang akan dilonggarkan pemerintah, apakah PPnBM, BBN, PKB atau bahkan ketiganya sekaligus.

Wacana pelonggaran pajak diajukan guna memberikan stimulus bagi pasar mobil dalam negeri. Penjualan mobil yang terpuruk akibat pandemi virus corona justru menunjukkan tanda-tanda naik. Namun, kebijakan PSBB terkini di DKI Jakarta, angka positif korona yang terus meningkat, serta ancaman resesi membuat pasar mobil dalam negeri dikhawatirkan kembali merana.

Wacana pembebasan pajak ini diungkapkan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang. Agus menyatakan telah mengajukan pelonggaran pajak untuk pembelian mobil baru sebesar 0%.

"Kami sudah mengusulkan kepada Menteri Keuangan untuk melonggarkan pajak mobil baru 0% hingga Desember 2020," ujarnya, Senin (14/9), dikutip dari CNBC.

Belum diketahui apakah penghapusan pajak mobil baru akan mampu mendongkrak penjualan. Yang jelas, ada perbedaan harga yang sangat besar antara mobil baru kena pajak dan mobil baru bebas pajak.

Sebagai gambaran, detikOto mencoba melakukan simulasi menggunakan produk Toyota Rush 1.5 S MT TRD 2020. Untuk wilayah Jakarta, mobil ini dibandrol dengan harga Rp 266.600.000 (situs resmi Toyota Indonesia).

Karena Toyota Rush hanya mengusung mesin 1.496cc maka pajak PPnBM Toyota Rush mencapai 10 persen (PP Nomor 22 Tahun 2014). Jika dilihat dari harga jual Rp 266.600.000, konsumen akan mendapat keringanan pajak sebesar Rp 26.600.000.

Konter pembayaran pajak di Samsat, Jakarta Timur, Jakarta telah dibuka. Ini suasananya. Foto: Agung Pambudhy

Selanjutnya, jika pemerintah memberikan keringanan pajak 0% hanya untuk BBN (Biaya Transfer Nama), maka berdasarkan Surat Tanda Daftar Kendaraan (STNK) Toyota Rush 1.5 S MT, konsumen akan mendapat keringanan pajak sebesar Rp 24.750.000.

Sedangkan bila pemerintah hanya melonggarkan pajak PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), berdasarkan Surat Tanda Daftar Kendaraan (STNK) Toyota Rush 1,5 S MT. Kemudian konsumen akan mendapatkan keringanan pajak sebesar Rp. 4.158.000.

Namun, jika pemerintah melonggarkan semua pajak kendaraan baru, baik itu PPnBM, BBN atau BKB, maka konsumen Toyota Rush 1,5 S MT dapat menghemat biaya atau tidak perlu membayar pajak sebesar Rp55.508.000.

Namun, sebagai catatan, untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tergantung daerah masing-masing. Artinya Toyota Rush di satu daerah bisa lebih murah dibanding daerah lain. Selain itu, harga mobil bisa lebih murah lagi, jika ada program penjualan yang menarik dari masing-masing pabrikan.

Bagaimana Anda setuju jika pajak mobil baru dihapuskan sementara selama pandemi virus Corona?

Tonton Video "Menggelar Razia, Petugas Temukan Mobil Mewah 7 Tahun Tertunggak Pajak"
[Gambas:Video 20detik]
(lth / din)