Jakarta –

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian telah mengusulkan pembebasan pajak hingga 0 persen untuk mobil baru. Jika aturan itu diloloskan, harga mobil baru akan lebih murah, lalu apakah akan berdampak pada pasar mobil bekas?

"Tidak ada masalah, mobil kedua otomatis menyesuaikan harganya. Kalau mobil bekas (pedagang) itu, dia beli berapa dan dijual," kata Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih kepada detikcom, Senin (21/2). / 9).

“Harga mobil baru sudah dipatok, paling main dengan diskon. Untuk mobil second, tergantung kondisi pedagang yang membelinya,” lanjutnya.

Herjanto mengatakan kebutuhan mobil saat ini lebih ke arah fungsionalitas. Kebijakan pajak nol persen ini dinilai tidak akan mempengaruhi pasar mobil bekas.

“Menurut saya tidak ada pengaruhnya. Logikanya, saat ini orang membeli mobil bekas karena sangat membutuhkannya,” ujarnya.

Ia melanjutkan, pasar mobil bekas tidak terusik dengan daya beli masyarakat yang masih rendah, sedangkan kebutuhan kendaraan pribadi dinilai penting untuk menghindari penyebaran Covid-19, sehingga mobil bekas yang dianggap murah. harga mobil tetap menjadi pilihan.

“Orang sekarang beli yang murah, yang penting jangan naik angkot. Kalau beli mobil baru perlu keren dulu, lebih gengsi. Tapi kalau dilihat dari fungsinya, orang sekarang beli mobil bekas, Herjanto menjelaskan.

Di sisi lain, pengamat otomotif dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Pasaribu mengatakan, pasar mobil bekas yang terpengaruh bergantung pada pelonggaran pajak mobil yang berdampak pada harga jual.

"Tergantung PPN saja yang dihapus atau malah sampai PPnBM," kata Yannes saat dihubungi detik.com, Senin (21/9/2020).

Menurut dia, jika harga mobil baru hanya turun 10% tidak akan mengganggu penjualan mobil bekas karena pedagang juga telah menetapkan harga yang lebih rendah saat pandemi melanda. “Harga mobil bekas yang sekarang sudah turun harganya dibanding harga di bulan yang sama tahun 2019,” lanjut Yannes.

Namun jika harga mobil baru bisa dipotong 10-25%, maka kebijakan tersebut berpotensi mengganggu pasar mobil bekas.

“Dampak tindak lanjutnya, harga jual mobil bekas yang turun semakin turun,” lanjutnya.

Tonton video "Review Yaris 2020, Senjata Toyota Melawan Honda Jazz"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / din)