Jakarta – Pajak motor besar (moge) termasuk dalam kategori barang mewah sehingga harganya bisa sangat tinggi. Bahkan dikatakan harga moge seperti Harley Davidson, Victory, Honda Goldwing harganya bisa lebih mahal berkali-kali di negara asalnya.

Ketua Umum Motor Besar Indonesia (MBI) Satrio Nur Rachmanto atau yang akrab disapa Rio Castelo mengaku merasakannya.

"Kami sebagai pengendara motor dengan pajak yang sangat tinggi itu benar-benar berteriak, ya, sekarang hampir 200 persen jika tidak salah, sekarang sepeda motor baru, misalnya kemarin (Honda) Gold Wing, yang baru saja keluar, Harley, Victory Indian di atas Rp.1 miliar , "kata Rio Castelo.

Dengan kondisi seperti ini, mungkinkah memicu pasar sepeda motor besar dengan kondisi menggembung?

"Ya, saya tidak mengatakan itu, hanya melihat fakta bahwa masih banyak sepeda motor seperti itu yang beredar," kata Rio.

MBI yang baru terbentuk sejak Mei 2018 ingin tampil sebagai komunitas yang mematuhi aturan. Salah satu contoh untuk menjadi anggota MBI harus berupa kendaraan 400 cc dan di atas dan tentu saja dengan surat lengkap.

"MBI sendiri tidak merekomendasikan, karena banyak anggota memiliki berbagai status seperti yang saya katakan ada polisi, pejabat, tentara jika ada masalah dengan hukum kami tidak selektif jika itu salah," kata Rio Castelo.

Sementara itu, ia menambahkan bahwa mengendarai sepeda motor (moge) membutuhkan perhatian khusus. Karakter dan cara mengendarainya tidak sama dengan membawa motor yang lebih kecil. Khusus untuk pemula jangan lupa diwajibkan mengikuti safety riding.

"Karena cara mengendarai sepeda motor kecil dengan sepeda motor sangat besar dalam hal kecepatan, berat, jadi mengapa kita selalu memiliki keselamatan berkendara, bagaimana menghentikan, cepat, terus jatuh bagaimana cara membangun sepeda motor, dan semua yang diajarkan," Kata Rio Castello.

"Perbedaan antara mengendarai motor bebek dan jatuh hanya untuk diangkat, jika Anda mengendarai sepeda motor Harley dengan berat 450 kg, tidak ada teknik sewenang-wenang untuk mengangkatnya, jika salah tekniknya setengah mati ," dia berkata.

(riar / ddn)