Transaksi di pameran IMOS pada tahun 2017 hanya mencapai Rp. 17 milyar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pameran Pameran Motor Indonesia (IMOS) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), secara resmi dibuka di Jakarta, Rabu (31/10). Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pencapaian transaksi tahun ini akan meningkat dari operasi sebelumnya.

"Berbicara dengan Sigit Kumala, Ketua Penyelenggara Pameran, transaksi sebelumnya IMOS mencapai Rp 17 miliar, tahun ini ditargetkan mencapai Rp 20 miliar," kata Airlangga di Jakarta, Rabu (31/10).

Baca: IMOS Resmi Membuka Tema Teknologi Masa Depan Indonesia & # 39;

Target pengunjung diharapkan mencapai 100 ribu, meningkat dari dua tahun sebelumnya 92 ribu pengunjung. Airlangga mengatakan bahwa kehadiran produsen dan masyarakat akan semakin memeriahkan pameran IMOS 2018.

"Kami menghargai anggota IMOS, dan delapan anggota lain yang hadir di pameran, kami berharap bahwa iklim untuk mengembangkan sepeda motor akan tumbuh," kata Airlangga.

Pameran IMOS 2018 juga ditargetkan menjadi barometer bagi pemain industri, komunitas sepeda motor, dan konsumen dalam membangun hubungan yang saling membutuhkan. Acara ini tidak hanya akan menampilkan produk, tetapi juga akan memberikan ruang pendidikan yang berkaitan dengan berbagai hal mengenai otomotif.

Selain sebagai tempat untuk memamerkan produk sepeda motor terbaru, IMOS 2018 memiliki keunikan melalui berbagai acara menarik seperti bazaar helm dan Kursus Berkendara Keselamatan, yang berisi penjelasan tentang mengemudi yang baik dan aman sebelum mengambil acara Uji Ride. Acara ini akan diadakan setiap hari pukul 14.00-15.00 dan 16.00-17.00 dengan 30 menit teori, dan 30 menit latihan.