Jakarta –

Setelah mengakhiri kuncian, pasar otomotif Cina berhasil kembali bersemangat. Mei lalu, penjualan mobil di Cina naik 14,5% dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama.

Secara tidak langsung selama dua bulan berturut-turut China berhasil menunjukkan sinyal pemulihan dari industri otomotif. Pada bulan April tahun ini 4,4% lebih baik daripada di bulan April 2019.

Jelas pencapaiannya lebih baik dari Maret yang masih menerapkan kuncian. Pasar otomotif China pada Maret 2020 turun 43% dibandingkan Maret 2019.

Data dari asosiasi industri otomotif Cina GAAM mengatakan penjualan pada Mei mencapai 2,19 juta unit. Angka normal untuk pasar Cina sebelum pandemi virus Corona melanda.

Pergerakan positif ini tidak terlepas dari dukungan kebijakan pemerintah sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pasar lagi. Menariknya, setelah pandemi di China pembelian mobil bertenaga listrik mengalami penurunan.

Tentunya situasi ini hanya membaik untuk pasar domestik Cina. Untuk permintaan ekspor, jelas bahwa China tidak dapat kembali normal tergantung pada bagaimana negara lain menangani virus Corona ini.

Pabrikan yang berkontribusi dan mendapatkan keuntungan dalam penjualan pada periode ini termasuk Toyota, Geely dan Ford.

GAAM sebelumnya pesimis tentang penjualan mobil di China pada tahun 2020. Diperkirakan penjualan mobil di China akan turun 25% tahun ini karena krisis yang disebabkan oleh virus Corona. Namun, melihat respons pasar yang baik dalam dua bulan pertama setelah penguncian, GAAM memperkirakan penurunan tersebut tidak akan lebih dari 15%.

Lihat video "Menerapkan Normal Baru, Apa Kriteria?"
[Gambas:Video 20detik]
(rip / lth)