Jakarta – Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik memeriahkan tentang motor listrik nasional Gesits. Dia mengaku tahu pelakunya, Gesit. Siapa orang yang dimaksud?
Melalui akun Twitter-nya, Rachland memuji sosok di balik pengembangan Gesit.

"Tentang sepeda motor listrik Gesit, saya bisa bicara sedikit. Ini adalah karya seorang industrialis muda Indonesia yang sudah lama saya kenal. Seorang pemuda" Bonyu ", Botak Unyu, yang cerdas, idealis dan gigih. Dia tidak pernah gagal Saya takjub. Saya bangga sekarang punya satu kantor dengannya, "kata Rachland.

[Gambas:Twitter]

Dalam pidatonya, Rachlan tidak menyebutkan siapa Bonyu, tetapi jika dia melihat laporan berikutnya, mungkin mengarah pada CEO Garansindo Muhammad Al Abdullah. Dalam sesi berikutnya, Rachland menyebut soal Garansindo.

"Dia memulai bisnisnya dengan ide: sebuah bengkel untuk mobil dibangun. Karena faucet impor mobil dibuka lebar, orang-orang kaya di Jakarta berkompetisi untuk membeli mobil yang hanya bisa dilihat di layar kaca. Tetapi jika mobil rusak atau perlu perawatan rutin, bengkel tidak, jadi teman saya merekrut sejumlah ulama dari berbagai universitas terkenal, mengirim mereka ke luar negeri untuk mengambil bagian dalam pelatihan di bengkel besar, dan kembali dari luar negeri, mereka memberikan pelatihan untuk mekanik yang dipilih, dengan modal ini, ia siap untuk membuka sebuah lokakarya. Menariknya, ia menggabungkan bisnis bengkelnya dengan bisnis asuransinya sendiri, ketika tidak banyak bengkel mobil yang dibangun. Permintaan yang tinggi dalam layanan bengkel membuatnya menjadi kesempatan untuk jual asuransi mobil. Bayar premi, perawatan mobil mahal Anda dijamin. Itu, di hampir semua jendela mobil yang dibangun di jalanan di Jakarta, dipasang stiker "Garansindo". Stiker ini kemudian menjadi ukuran prestise juga. mobil masuk stiker itu jelas merupakan mobil superior, merek yang hebat, mahal, seratus persen bukan Esemka. Haha, bercanda, "katanya.

Muhammad Al Abdullah (Kiri) Foto: Garansindo

Muhammad memang menjadi salah satu tokoh yang memainkan peran di Gesits. Namun belakangan ini pria Bonyu sedang membicarakan tentang Gesits. Dia mengklaim bahwa dia cukup sibuk sehingga Gesits bisa segera pergi ke pasar.

"Kami siap meluncurkan, tunggu saja momentum yang tepat, kami telah bekerja mati-matian di sini," kata Memet, nama panggilan Muhammad.

Tonton juga: Video Presiden Joko Widodo Jajal Gesits

[Gambas:Video 20detik]

(ddn / ddn)