Jakarta –

Industri otomotif seolah terhenti sejak diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Skala Besar) menyusul pandemi virus Corona. Berjalan kurang lebih 3 bulan, PSBB membuat penjualan sepeda motor besar (moge) turun karena tidak adanya aktivitas penjualan. Kini setelah masa PSBB berakhir dan datangnya era normal baru, penjualan moge kembali menggeliat, bahkan di luar ekspektasi.

Direktur PT Garda Andalan Selaras (Sepeda Motor GAS) Yudi Yulianto mengatakan, penjualan sepeda motor pada semester I tahun 2020 secara umum tidak mencapai target. Namun sejak PSBB berakhir, penjualan moge sudah mulai bergairah.

"Kalau soal target, selama semester I tahun 2020 kita baru mencapai 30% (dari target 100% – Red), karena kita kalah 3 bulan," buka Yudi, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/8).

“Tapi begitu PSBB dinaikkan, angka penjualannya mirip dengan target bulanan. Itu di luar ekspektasi kita juga. Tapi kita juga patut bersyukur karena perekonomian ini mulai membaik,” lanjutnya.

Yudi melanjutkan, menjelaskan penjualan moge Triumph saat ini mulai mendekati target bulanan. “Kami rata-rata – karena revisi – sekitar 8-10 unit (per bulan-Red). Dari semua model, penjualan kami lebih bagus di modern klasik,” ucapnya lagi.

Sebagai bukti bahwa segmen motor premium sudah mulai bangkit, Triumph merilis setidaknya 6 motor baru pasca PSBB berakhir. Keenam model baru tersebut adalah New Tiger 900 GT Pro, New Tiger 900 Rally, Bonneville T100 Bud Ekins, Bonneville T120 Bud Ekins yang diluncurkan hari ini (18/8), serta Rocket 3 GT dan Rocket 3 R yang diperkenalkan pada Juni.

Model Rocket 3 GT adalah salah satu model terlaris Triumph. Motor 2.500 cc ini dengan harga off the road Rp. 750 juta bahkan sudah terjual 3 unit.

Tonton video "PSBB Transition Jakarta Extended to August 27"
[Gambas:Video 20detik]
(lua / riar)