Penjualan SUV diperkirakan akan meningkat karena banyaknya variasi

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy, menilai bahwa mobil dari segmen sport utility vehicle (SUV) akan mengalami peningkatan penjualan di pasar otomotif pada tahun 2020, meskipun tren mobil penjualan di Indonesia pada bulan Januari mengalami penurunan. Anton menilai, banyaknya merek otomotif yang mengeluarkan mobil baru di segmen SUV menjadikan pangsa pasar kendaraan dengan karakteristik clereance tanah tinggi yang naik.

"Adapun SUV, kami melihat beberapa tahun yang lalu (pangsa pasar) di bawah 15 persen, sekarang sudah naik ke 17, 18, bahkan mungkin lebih dekat dengan tahun ini, prediksi kami mendekati 20 persen dari komposisi segmen , "Kata Anton di Tangerang, Banten, Rabu (19/2).

Menurut Anton, kenaikan minat di segmen SUV hingga 20 persen dipicu oleh banyaknya pilihan bagi masyarakat untuk membeli mobil yang nyaman dengan harga yang sesuai dengan dompet. "Saya pikir dengan banyak model yang keluar tahun ini dan akhir tahun lalu seperti Mitsubishi Cross, maka mungkin tahun ini ada (SUV) Suzuki," katanya.

"Kami juga terus mempelajari model-model SUV yang dapat kami perkenalkan, dan rasanya dengan ini bisa mendekati 20 persen," tambah Anton.

Lebih lanjut, ia berharap pasar mobil di Indonesia dapat kembali meningkat mengikuti beragamnya model mobil terbaru hingga penawaran menarik dari Toyota dan perusahaan otomotif lainnya.

"Harapan kami pasar akan meningkat. Jika nanti ada penurunan pangsa pasar dalam hal volume, semoga bisa bertahan di kisaran itu, sehingga produknya masih cukup kompetitif, bahkan ada beberapa kegiatan dan promosi juga," pungkas Anton . Saat ini, semua produsen di Indonesia mulai dari Jepang, Cina, dan Eropa memiliki model SUV.

sumber: Antara