Jakarta –

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menandatangani Pergub Nomor 80 Tahun 2020 tentang pelaksanaan transisi PSBB ke normal baru. Salah satu isi Pergub tersebut memuat aturan tentang ganjil genap untuk sepeda motor, padahal dalam peraturan tersebut juga mengatur pengecualian kendaraan roda dua berbasis aplikasi atau ojek online dari kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta.

Hal tersebut tertuang dalam Pergub Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peralihan PSBB Menuju Masa Transisi menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif pada pasal 8 ayat (2), pengendalian lalu lintas dengan sistem ganjil genap sebagaimana dimaksud pada ayat. (1) poin l dikecualikan untuk:

“Angkutan roda dua dan roda empat berbasis aplikasi yang memenuhi persyaratan berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Perhubungan,” bunyi pasal itu.

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mendukung opsi perluasan aturan genap ganjil. Menurutnya, cara ini bisa digunakan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas. Ia menyayangkan kebijakan tersebut, dikhawatirkan banyak orang akan memanfaatkan aturan ini.

Sayangnya tidak berlaku untuk ojol, karena ojol bukan kendaraan pribadi. Jika ojol tidak mengikuti kebijakan Ganjil Genap, maka JAKET OJOL akan laris manis, ”kata Djoko kepada detikoto, baru-baru ini.

Meski sudah ada Peraturan Gubernur, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan aturan ganjil genap belum diberlakukan untuk sepeda motor. Untuk saat ini, baru kendaraan roda empat yang diberlakukan.

"Motornya belum," kata Syafrin.

Syafrin mengatakan, aturan ganjil genap saat ini masih berlaku untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih di 25 ruas jalan. Ketentuan ganjil genap berlaku pada pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB dan malam pukul 16.00-21.00 WIB.

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini terus melakukan evaluasi apakah perlu memberlakukan aturan ganjil genap untuk sepeda motor. Diakuinya, Pemprov DKI belum membahas soal ini

“Belum tentu (aturan ganjil genap berlaku untuk sepeda motor). Pelaksanaan ganjil genap akan kami evaluasi. Saat ini kami akan terus melakukan evaluasi. Jika diperlukan tentu akan dilakukan diskusi intensif dan akan dilaporkan ke pihak Gubernur sebagai satgas, "bentaknya.

Tonton video "Mulai minggu depan, ganjil-genap di Jakarta akan diaktifkan kembali"
[Gambas:Video 20detik]
(riar / lua)