Jakarta – Volume lalu lintas yang semakin ramai membuat ruang bagi orang sempit. Untuk mengimbangi ini, Pemerintah Kota Jakarta Selatan mulai menerapkan Hari Bebas Bermotor (HBKB) atau lebih dikenal dengan Car Free Day setiap hari Minggu di 10 Kabupaten.

Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali, yang ditemui detikOto di Kantor Walikota Jakarta Selatan, mengatakan bahwa upaya ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan.

HBKB sudah diputuskan dan dimulai pada Minggu (20/1/2019) oleh Walikota Jakarta Selatan. "Kami juga telah membuat keputusan walikota untuk HBKB di 10 kecamatan. Minggu lalu dimulai di Kebayoran lama," kata Marullah.

"Wilayah selatan ini memang penting bagi kita untuk melindungi lingkungan, karena sebelum itu daerah lain yang memulai kita memiliki daya tarik yang sebenarnya," tambahnya.

10 Kecamatan yang menerapkan HBKB / Car Free Day akan mendapatkan jadwal tertentu agar tidak menimbulkan gangguan lalu lintas. Pemerintah Daerah Jakarta Selatan telah membagi jadwal untuk masing-masing Kecamatan yang ditunjuk.

"Yang paling penting saya katakan di 10 kecamatan adalah mereka tidak sinkron. Ada distribusi dalam minggu tertentu. Ini karena ada kekhawatiran jika ada dampak lalu lintas jika ada keluhan tertutup," kata Marullah.

Berikut ini adalah daftar jadwal dan ruas jalan yang digunakan berdasarkan keputusan Walikota Administrasi Kota Jakarta Selatan nomor 5 pada 2019.

– Pasar Minggu, minggu pertama, di Warung Jati Barat (Desa Pejaten-Simpang Mangga Besar) sepanjang 900 m
– Jagakarsa, minggu pertama, Jalan Lenteng Agung Timur RT 011 RW 008, Desa Lenteng Agung, panjang 1 km
– Cilandak, minggu pertama, Jalan Cipete Raya Kelurahan Cipete Selatan berjarak 1,1 km
– Pancoran, minggu kedua, 900 m dari Jalan Kalibata Raya (U-Turn Kalibata – persimpangan kereta)
– Setiabudi, minggu ketiga, Jalan Karet Pedurenan, Kelurahan Karet Kuningan, untuk 1,1 km
– Kebayoran Lama, minggu keempat, Jalan Bungur, Desa Kebayoran Lama Utara di depan Mall Gandaria City-Kompleks Kostrad, Desa Selatan Kebayoran Lama dan arah yang berlawanan untuk 1,1 km
– Kebayoran Baru, minggu keempat, Jalan Petogongan 1- Jalan Petogongan 2 sepanjang 800 m
– Pesanggrahan, minggu keempat, Jalan Kesehatan Raya – Jalan Taman Bintaro Barat Desa Bintaro untuk 1 km
– Tebet, minggu keempat, Jalan Tebet Barat Dalam Raya, Kantor Pusat Kecamatan Tebet-depan Puskesmas Kelurahan Tebet Barat untuk 1 km
– Mampang Prapatan, minggu keempat, Jalan Kemang Raya-jl Kemang Selatan XII untuk 1,1 km

Namun, untuk wilayah Kebayoran Lama ada sedikit perubahan dari titik awal karena pertimbangan lalu lintas. Sedangkan untuk tingkat kota, jadwal Big Bang digeser dari minggu ketiga ke minggu pertama.

"Kemarin, Kebayoran Lama bergerak sedikit dari titik semula berdasarkan pertimbangan lalu lintas dan pertimbangan lainnya. Di tingkat kota, kami mengayunkan Jalan Raya sekali minggu ketiga sekarang menjadi minggu pertama. Itu sesuai dengan permintaan dari Lingkungan Layanan, "Marullah menyimpulkan (rip / ddn)