Jakarta – Perusahaan Listrik Negara (PLN) sedang membangun infrastruktur pengisian untuk kendaraan listrik melalui jaringan stasiun pasokan listrik publik (SPLU). PLN mengatakan bahwa hingga Oktober 2018, jumlah SPLU telah mencapai tidak kurang dari 1.797 unit yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Jadi di Indonesia tidak kurang dari 3.000, di Jakarta tidak kurang dari 1.000 yang kami pasang, dan ini sudah menyebar," kata Haryanto ketika ditemui di PLN Distribusi PLN Jakarta, Jumat (11/9/2018).

Tapi tentu saja kami bertanya bagaimana cara menggunakannya? Untuk menjawab rasa penasaran dari Direktur Perusahaan Listrik Daerah Daerah Jawa Barat PLN, Haryanto WS mengatakan sistem itu sama dengan pembelian token listrik berbasis rumah.

"SPLU sendiri menggunakan sistem prabayar, seperti token," kata Haryanto.

Untuk dapat menggunakan Beji Lintar SPLU, masyarakat perlu melakukan top up meter kWh dengan membeli token listrik melalui Online Payment Points (PPOB), ATM, minimarket, dll. Dengan menyebutkan ID Pelanggan atau Nomor KwD Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan.

"Keberadaan SPLU kini dapat dengan mudah dicari melalui aplikasi Google Maps dengan kata kunci SPLU PLN," kata Haryanto. (riar / rgr)