Jakarta – Toyota New Avanza hadir sebagai jawaban atas meningkatnya jumlah jenis mobil di segmen MPV rendah. Setelah diperkenalkan pada 15 Januari, PT Toyota-Astra Motor mengklaim bahwa Avanza telah dipesan oleh lebih dari 18.000 unit.

Dijelaskan oleh Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Franciscus Soerjopranoto, data tentang Pemesanan Kendaraan (SPK) New Avanza dan Veloz telah mencapai 18.300 unit.

"Sejumlah pembaruan yang telah kami sajikan di New Avanza dan Veloz telah menerima respons antusias dari pelanggan. Seperti yang terlihat dalam angka SPK, telah melewati 18.000 selama dua bulan sejak diluncurkan pada Januari," kata Soerjo di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Meskipun ia telah menerima pesanan sebanyak Avanza, Soerjo mengklaim bahwa partai besar (distribusi dari pabrik ke dealer) belum dapat mencapai target. Sebagai informasi, pada Januari, Avanza dikirim 5.568 unit, dan Februari 5.700 unit dikirim.

"Kami meminta 8.000 hingga 9.000 unit (per bulan). Kami telah menargetkan partai besar dalam jumlah seperti itu. Pasokan kami bisa 5.000. Saya ingin mengejar ketinggalan pada bulan April dan Mei. Tetapi kami tidak akan kehilangan momentum Lebaran," lanjut Soerjo.

Untuk memenuhi target ini, Soerjo mengatakan bahwa PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai pihak yang memproduksi Avanza telah berjanji untuk memasok lebih banyak Avanza.

"Jadi yang beredar (memesan Avanza) adalah 18.000 unit, kami memiliki kesempatan untuk memasok lebih banyak. ADM juga memiliki komitmen untuk menambah (produksi Avanza). Baik dengan lembur, produksi hari libur, pergeseran dari 2 menjadi 4 jadi." Dia telah meningkatkan produksi. Secara otomatis, kami dapat menyelesaikan posisi dan itu tidak akan berhenti. Jadi semoga itu akan terus memimpin. Avanza masih tahun terakhir, "pungkas Soerjo. (Lua / rgr)