Peugeot memusatkan sumber dayanya untuk mengembangkan jalur mobil listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Setelah menghadirkan kendaraan generasi baru dengan mesin "plug-in hybrid" di 2018 Paris Motor Show, Peugeot mengumumkan pengembangan berbagai jenis kendaraan listrik bertenaga olahraga. Pembangunan akan dimulai pada 2020.

Peugeot menganggap langkah itu sangat penting sehingga pabrikan mobil Prancis memilih untuk mundur dari kejuaraan WRX pada akhir musim 2018, untuk memfokuskan sumber daya pada pengembangan mobil listrik. "Kesenangan mengemudi adalah jantung dari sejarah merek. Elektrifikasi adalah peluang baru untuk menawarkan versi kendaraan berkinerja tinggi kepada pelanggan kami yang mencari sensasi olahraga rendah emisi," kata CEO Peugeot Jean-Philippe Imparato pada perusahaan & ### 39; situs web resmi pada hari Minggu (21/10)

Produsen di bawah naungan Grup PSA sedang dalam masa transisi. Yakni dari mesin konvensional menuju elektrifikasi melalui produk mesin hybrid baru, seperti Peugeot 3008 Hybrid4, sedan 508 terbaru, dan HYBRID SW yang ditampilkan di Paris Motor Show.

Peugeot berharap transformasi itu akan berjalan lancar. Sehingga semua model baru akan menggunakan teknologi ramah lingkungan mulai tahun depan.

Model sport, menurut Peugeot, dianggap tepat untuk memulai era mobil listrik karena kendaraan menawarkan kinerja tinggi dengan penggunaan daya yang efisien. Versi listrik dari mobil sport akan dikembangkan dengan menggandeng tim olahraga dari Peugeot internal.

"Sensasi berkendara akan diperkuat oleh kinerja yang disediakan oleh elektrifikasi. Ada area baru yang dieksplorasi, tantangan baru terpenuhi, petualangan Peugeot berlanjut untuk masa depan yang menarik. Kebosanan tidak akan pernah menjadi bagian dari DNA kami," kata Jean-Philippe Imparato menyimpulkan.