Ada dugaan perubahan perangkat keras dan perangkat lunak ilegal yang mempengaruhi mesin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Porsche, salah satu anak perusahaan Volkswagen, sedang melakukan penyelidikan internal atas dugaan manipulasi perangkat pendukung pada mesin bensin di mobil mereka. Hal tersebut dilansir harian Jerman Bild am Sonntag dilansir Reuters, Minggu (23/8).

Porsche telah melaporkan masalah tersebut ke otoritas transportasi Jerman (Kraftfahrt-Bundesamt / KBA), kantor kejaksaan Stuttgart, dan otoritas AS terkait dugaan perubahan perangkat keras dan perangkat lunak ilegal yang dapat memengaruhi mesin dan sistem pembuangan.

"Sebagai bagian dari pemeriksaan internal, Porsche telah mengidentifikasi masalah dan seperti di masa lalu, pihak berwenang secara proaktif menginformasikannya," kata juru bicara Porsche.

Juru bicara mengatakan, masalah tersebut terkait dengan kendaraan yang dikembangkan beberapa tahun lalu. Dengan investigasi ini tidak ada indikasi apakah akan mempengaruhi produksi saat ini.

Porsche tidak menyebut jenis mobil apa yang diduga bermasalah. Tapi mereka memastikan untuk bekerja sama dengan pihak berwenang.

Surat kabar itu juga mengatakan KBA telah meluncurkan penyelidikan atas masalah tersebut. Sementara itu, perseroan telah berdiskusi dengan karyawan dan sedang mencari bukti internal dugaan manipulasi tersebut.

sumber: antara