Pengiriman kendaraan tahun ini harus melebihi 500 ribu unit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla berpeluang memproduksi 500 ribu unit mobil tahun ini. Chief Executive Officer (CEO) Tesla, Elon Musk, mengatakan hal tersebut kepada karyawannya berdasarkan e-mail internal yang dikutip Reuters, Minggu (11/10).

Tesla mengatakan pada Januari bahwa pengiriman kendaraan tahun 2020 harus melebihi 500.000 unit dengan lancar. Perkiraan perusahaan tetap tidak berubah meskipun terjadi pandemi COVID-19.

"Ini semua terjadi pada kuartal keempat tahun 2020. Silakan ambil langkah apa pun yang dapat Anda pikirkan untuk meningkatkan output (serta meningkatkan kualitas)," tulis Musk kepada karyawannya.

Email semacam itu biasa terjadi di Tesla, dengan Musk mengirimkannya setiap kuartal yang mengisyaratkan target baru dan rekor potensial. Pekan lalu, Tesla mengatakan telah mengirimkan 139.300 kendaraan pada kuartal ketiga, rekor sepanjang masa untuk pembuat mobil listrik itu.

Namun, saham perusahaan jatuh karena beberapa analis mempertanyakan apakah Tesla dapat mencapai target akhir tahun yang ambisius. Perusahaan harus meningkatkan pengapalan hingga hampir 182 ribu pada kuartal IV untuk mencapai target setengah juta kendaraan tahun ini.

Pengiriman kendaraan Tesla telah didukung oleh pabrik baru di Shanghai, satu-satunya pabrik yang saat ini memproduksi kendaraan di luar California. Perusahaan mulai mengirimkan Model 3 dari pabrik Shanghai pada bulan Desember dan mengatakan akan memproduksi sebanyak 150.000 sedan Model 3 di pabrik tahun ini.

sumber: Antara